SUARA BANDUNG - Oknum anggota kepolisian, AKBP Achiruddin Hasibuan gegerkan media sosial usai ancam seorang mahasiswa gunakan senjata laras panjang.
Ancaman dari AKBP Achiruddin Hasibuan tersebut ternyata bukan sekedar main belaka sebab dirinya langsung meminta seseorang untuk membawa senjata laras panjang.
Kemudian ditodongkan kepada teman-teman yang membersamai mahasiswa bernama Ken Admiral yang datang untuk meminta ganti rugi atas tindakan anak AKBP Achiruddin Hasibuan.
Diketahui bahwa penodongan dengan senjata laras panjang ini, dilakukan agar kelima teman Ken Admiral tidak ikut campur ketika anak Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan memulai perkelahian di depan kediaman rumahnya.
"Selanjutnya laki-laki tersebut menodongkan senjata ke arah Rio, Fajar, Rizki, Yazud dan Tesar (teman korban penganiayaan) supaya tidak melerai (tindakan Aditya terhadap Ken) sambil berkata "mundur-mundur kalian"," jelas Ken melalui BAP dan dikutip pada Rabu (26/04/2023)
Anehnya, sang ayah yang notabenenya seorang ajudan komisaris besar polisi itu malah membiarkan Aditya untuk melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral bahkan mengarahkan dan ikut mengompori tindak tanduk anaknya.
Hingga pada akhirnya, korban penganiayaan mendapatkan luka fisik dan memar di pelipis mata kanan dan kiri, leher, kepala bagian belakang.
Selain itu berdasarkan berkas pelaporan, Ken Admiral juga mendapatkan luka gigitan pada jari telunjuk dan jari tengah tangan kirinya. (*)
Sumber: Twitter @mazzini_gsp
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati