SUARA BANDUNG - Anak AKBP Achiruddin, Aditya Hasibuan aniaya Ken Admiral secara membabi buta di kediamannya sendiri yang beralamat Jl. Karya Dalam Kec. Medan Helvetia.
Penganiayaan itu disaksikan oleh beberapa orang termasuk ayah dan kakak dari Aditya Hasibuan yakni AKBP Achiruddin dan Arya Hasibuan. Selain itu kelima kawan Ken Admiral pun turut menjadi saksinya.
Meskipun di tempat perkara kejadian (TKP) terdapat sosok yang dituakan, Ternyata Ayah Aditya Hasibuan menolak untuk melerai bahkan mengancam kawan-kawan Ken Admiral dengan senjata laras panjang.
AKBP Achiruddin yang berpangkat dua bunga melati emas itu, secara terang-terangan mendukung tindakan kekerasan yang dilakukan anaknya dengan memberikan arahan dalam memberikan serangan.
"Selanjutnya AKBP Achiruddin Hasibuan mendekat ke arah saya (dalam posisi terduduk di bawah) dan Aditya dengan jarak ± 2 meter sambil berkata dan mengarahkan kepada Aditya "sikutnya dek, judonya dek (bahasa jepang pukulan/kuncinya), kakinya dek, pukul sampai puas dia dek" lalu saya dianiayalah oleh Aditya sesuai dengan arahan dari AKBP Achiruddin Hasibuan tersebut," tutur Ken selaku korban penganiayaan seperti dikutip pada Rabu (26/04/2023).
Tindakan tak melerai dan mengarahkan peristiwa penganiayaan secara membabi buta tersebut mengakibat ajudan komisaris itu terbukti melanggar kode etik kepolisian.
Yang telah tertuang secara nyata dan jelas pada Peraturan Kepolisian Negara Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi dalam hal etika kepribadian.
Faktanya, meski peristiwa penganiayaan di Sumatera Utara yang melibatkan seorang mahasiswa sebagai korbannya baru terungkap ke permukaan sekarang. Peristiwa mengenaskan itu terjadi di akhir tahun 2022.
Adapun Polda Sumut baru saja menggelar dan menyelesaikan konferensi pers mengenai kasus penganiayaan pada pada Selasa 25 April 2023. (*)
Baca Juga: Dukcapil DKI Jakarta Butuh Waktu Satu Bulan untuk Pendataan Pendatang Usai Lebaran
Sumber: Twitter @mazzini_gsp
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!