SUARA BANDUNG - Belakangan ini viral kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh AH, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan kepada seorang pemuda bernama Ken Admiral. Kini, beredar luas isi bukti chat keduanya.
Isi bukti chat antara Ken Admiral dan AH disebarkan oleh salah seorang pengguna Twitter pada hari Rabu (26/4/2023).
Dalam sebuah rekaman layar, isi bukti chat antara Ken Admiral dan AH disinyalir terjadi sebelum dan sesudah terjadinya dugaan penganiayaan di rumah tersangka.
Namun, setelah netizen melihat isi bukti chat Ken Admiral kepada AH, banyak yang merasa kasusnya terlalu dibesar-besarkan, hingga menuduh keluarga korban bersikap manipulatif.
Lantas, apa isi dari bukti chat yang dilakukan keduanya melalui Direct Message (DM) Instagram tersebut? Simak berikut di bawah ini, dilansir dari Twitter @meaningles0825
11 Desember 2022, pukul 15.20 waktu setempat
Ken : oi
p
dit
aku lusa di medan
kapan bisa jumpa?
apa ceritaa kalo bole tau
AH : kenaptuu ken
apaa cerita ?
Ken : kok bisa lek sama pira semalam
apa ceritaa
kok di hide aku
Baca Juga: TOK! Banding Ditolak PT DKI Jakarta, AG Tetap Dipenjara 3,5 Tahun
AH : hah siapa yg ngehide kau lek ?
ngapain pulak awak ngehide" kam
Ken : hahahaha salah org la ya berarti
kalo ini cemanaa? (membalas kebersamaan AH dengan perempuan tersebut)
AH : mungkinla (membalas salah orang)
haa klok ini gatau aku lek (membalas pertanyaan Ken)
kam aja yg nanyak ma pira langsung
aku pun gakenal x ma dia
Ken : hahahhaha
ngaak aku udh nanya
aku mau nanya kau ajaa
gabisalagi bahh oalaa"
org org dia maksud (membalas AH yang menyuruh bertanya kepada perempuan yang dimaksud)
AH : maksudnya?
Ken : kok bisa jumpaa
itu maksudnya
kapan kau ke medan?
biar jumpa
Berita Terkait
-
Plot Twist? Bukti Chat Ken Admiral dan Anak AKBP Achiruddin Beredar, Netizen: Sudah Ku Tebak dari Awal
-
Bikin Heboh, Kakek di Serang Punya Tabungan Uang Berkarung-karung, Jumlahnya Ditaksir Fantastis!
-
Begini Ekspresi Sujud Syukur Ibunda Ken Admiral, Tak Menyangka Kasus Penganiayaan Anaknya Akhirnya Diproses setelah Mandek 4 Bulan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri