SUARA BANDUNG - Ken Admiral diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan anak AKBP Achiruddin Hasibuan.
Hal ini sesuai dari laporan pihak Ken Admiral ke Polda Sumut, dan Aditya Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka.
Namun, beredar isi pesan yang memperlihatkan awal mula keributan tersebut terjadi, antara Ken Admiral dan Aditya Hasibuan.
Dikutip dari akun Twitter @/gataudehserahlo, (28/4/2023), sebuah utas yang menceritakan kronologi kejadian dari sudut pandang Aditya Hasibuan.
Wanita berinisial P dalam bukti pesan yang direkam akun itu menjadi pemicu anak AKBP Achiruddin Hasibuan dan Ken bertengkar.
Dalam pesan tersebut, Ken terlihat kesal karena anak AKBP Achiruddin Hasibuan dan temannya kedapatan bermain bersama Wanita inisial P di sebuah kafe.
Diduga Ken yang pernah memiliki perasaan asmara dengan Wanita inisial P pun kesal setelah mendengar kabar tersebut.
" Ken Admiral yang pernah dekat dengan si āPā menghubungi Adit melalui DM Instagram mengajak Adit bertemu, kemudian membahas tentang si "p" kepada Adit, " tulis akun @gataudehserahlo.
Lalu Ken mengirim pesan ke Aditya, dan terlihat kesal terhadap anak AKBP Achiruddin Hasibuan.
Baca Juga: Cek Fakta: Innalillahi, Sarwendah Histeris Ruben Onsu Tak Sadarkan Diri
Lantas, pada 22 Desember 2022, Ke bersama temannya datang ke rumah Aditya, dengan tujuan menyelesaikan masalah.
Keributan pun terjadi di kediaman Aditya, dan AKBP Achiruddin menurut keterangan akun itu tak berhasil melerai serta membiarkan mereka berkelahi.
Diduga perkelahian satu lawan satu atas permintaan Ken kepada Aditya di depan AKBP Achiruddin Hasibuan.(*)
Sumber: Twitter @gataudehserahlo
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati