/
Minggu, 30 April 2023 | 07:00 WIB
Contoh teks cerita libur lebaran singkat 2023. (Pexels/furkanfdemir)

SUARA BANDUNG - Contoh teks cerita libur lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah tersaji dalam artikel ini.

Anda bisa menggunakan contoh teks cerita libur lebaran Idul Fitri 1444 H untuk tugas sekolah.

Selain itu, contoh teks cerita libur lebaran ini cukup singkat dan menarik.

Walaupun singkat, Anda bisa menggunakan contoh teks cerita libur lebaran tersebut agar mendapatkan nilai bagus.

Jadi langsung saja simak contoh teksnya berikut ini:

Judul - Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H bersama Keluarga Besar

Lebaran sebentar lagi telah tiba, aku dan orang tua bersiap untuk mudik ke kampung halaman.

Tempatnya di rumah kakek dan nenek yang beralamat di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kesibukan Ayah dan Ibu di Kota Metropolitan membuat kami jauh dari kakek ataupun nenek.

Baca Juga: Badminton Asia Championships 2023: Anthony Ginting Melaju ke Final

Namun, di hari yang penuh kegembiraan kita berkesempatan kumpul kembali seperti waktu aku kecil.

Pada 19 April 2023, curi sekolah tiba, Ayah dan Ibu mengajak berbelanja oleh-oleh untuk kakek nenek.

Tak lupa juga, Aku membeli sebuah hadiah spesial yang direncanakan untuk kejutan.

21 April 2023, kami sekeluarga bergegas ke Kota Bandung. Dari Jakarta cukup padat kendaraan.

Letih menahan lapar, karena Ayah mengajakku mudik saat siang hari. Jam menunjukkan pukul 18.00 WIB.

Dan adzan pun berkumandang, akhirnya bisa berbuka walaupun di rest area tol.

Kami pun melanjutkan perjalanan, dan pada akhirnya sampai di rumah kakek.

Tak terduga perasaan senang pun tercipta, aku peluk mereka, rasanya bahagia sekali.

Kemudian aku dan orang tua bisa merasakan berpuasa dengan keluarga besar seperti waktu kecil.

Saat malam jelang Idul Fitri, takbir berkumandang, kita menyiapkan makanan untuk besok hari.

Kakek dan Ayah nampak menata ruang, aku membantu ibu, tante dan nenek membuat makanan.

Kami berencana membuat opor ayam dan keripik. Suasan Bandung nan asri ini mendukungku untuk terus bersemangat.

Pagi hari jelang sholat ied, ibu dan tante nampak sibuk memasak, sedangkan sepupuku masih saja tidur.

Lalu, kita bergegas ke Masjid untuk menunaikan sholat ied  kemudian dilanjutkan dengan saling memaafkan.

Akhirnya, momen bahagia yang kudambakan tercipta saat Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Tak ketinggalan juga aku dapat banyak seklai THR, sekian dan terima kasih ceritaku kali ini.(*) 

Load More