SUARA BANDUNG— Aliansi Mahasiswa Bandung Barat (Ambara) bersama elemen masyarakat Bandung Barat melakukan unjuk rasa di gedung Merah putih KPK Jakarta, pada Rabu siang (24/5/2023).
Pantauan bandung.suara massa aksi yang menamai diri Ambara dan masyarakat Bandung Barat tersebut berjumlah 250 massa.
Massa aksi Ambara dan masyarakat Bandung Barat terlihat membawa pamplet-pamplet bertuliskan meminta KPK agar menyelidiki kasus jual beli jabatan dan menangkap Hengky Kurniawan.
Unjuk rasa ini dilakukan oleh Ambara dan masyarakat Bandung Barat sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap Bandung Barat dan keinginan masyarakat agar menindaklanjuti kasus jual beli jabatan.
"Ya, aksi yang kami lakukan tak lain sebagai bentuk kepedulian dan control sosial terhadap pemerintah Bandung Barat yang dalam hemat kami telah menyeleweng dari asas keadilan dan demokrasi, " ujar Munaz kordinator Ambara.
Munaz menyampaikan bahwasanya dugaan kasus jual beli jabatan yang terjadi pun sangat tidak dibenarkan dan mencerminkan budaya KKN tersebut masih terawat.
"Pemimpin yang berbuat korup tidak boleh dibenarkan dengan alasan-alasan apapun. Sebagai negara hukum, sudah sepatutnyalah hukum yang menindak perbuatan pemimpin tersebut," ujarnya lagi.
Ambara dan masyarakat Bandung Barat menurut Munaz membawa tiga tuntutan yang disuarakan, antara lain sebagai berikut:
1. KPK Selidiki Dugaan Jual Beli Jabatan di Kab. Bandung Barat
Baca Juga: 4 Tips Menumbuhkan Minat Baca pada Anak yang Bisa Orang Tua Terapkan
2. Usut Tuntas Persoalan Defisit Anggaran kurang Lebih 580 milyar di Kab. Bandung Barat
3. Tangkap Hengki Kurniawan
Tuntutan Ambara dan Masyarakat Bandung Barat tersebut pun diterima oleh KPK.
"Ya, tadi kami audiensi juga denga KPK. Katanya mereka akan selidiki kasus ini dan mengirim tim penyidik," jelasnya.
Ia mengaku bila KPK tidak menindaklanjuti, Munaz bersama Ambara dan elemen masyarakat lainnya akan melakukan unjuk rasa kembali dengan massa yang lebih banyak. *
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
ASN Bekasi Ditangkap Karena Simpan Sabu
-
Nggak Cuma Plastik! 7 Daun Ini Bisa untuk Membungkus Masakan
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
Kenang Mendiang Barbie Hsu, Jerry Yan Bawa Kalung Meteor Garden di Konser FForever
-
4 Sepatu Wanita Tanpa Tali dari Brand Lokal, Praktis Dipakai dan Tetap Modis
-
5 Drama Korea yang Tayang pada Juni, Ada Doctor on the Edge