Suara Bandung - Nama Gilang Barbie mendadak menjadi perbincangan netizen. Pasalnya, video dirinya yang dikubur bersama ular viral.
Dalam video viral tersebut, tubuh Gilang Barbie dibungkus kain kafan seperti jenazah. Ia lalu dikubur di dalam tanah yang diberi sedikit ruang bersama ular berukuran besar.
Tak berapa lama, Gilang Barbie berteriak meminta pertolongan karena tidak kuat. Kru dan warga yang berada di sekitar lokasi konten itu pun membuka kuburan untuk mengangkat Gilang yang sudah pingsan serta melarikannya ke rumah sakit.
Konten itu diunggah di YouTube Gilang Barbie pada 4 Juni 2023 dan menjadi viral. Namun, banyak yang memberikan komentar negatif terkait video viral YouTuber asal Tasikmalaya tersebut.
Netizen menilai Gilang Barbie melakukan tindakan berbahaya hanya demi konten.
Menurut Gilang Barbie, video yang ia unggah adalah konten tafakur diri. "Untuk mengingatkan kita bahwa di alam kubur tidak jauh beda seperti itu, tetapi tergantung amal ibadahnya, ya," tulis Gilang pada kolom komentar kontennya di YouTube.
Gilang Barbie juga membawa ular ke dalam kuburan sebagai gambaran siksa kubur untuk orang-orang banyak dosa. "Jadi pada intinya, saya mengingatkan dengan alasan pake ular untuk gambaran buat orang-orang yang belum bener idupnya dan banyak dosa tuh," lanjut Gilang menjelaskan.
Meskipun banyak yang mencibir dan meminta Gilang Barbie berhenti membuat konten berbahaya, tak sedikit yang tetap mendukungnya.*
Sumber: YouTube Gilang Barbie
Baca Juga: Sambut Timnas Argentina, Erick Thohir: Selamat Datang di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026