SUARA BANDUNG - Penetapan hari raya Idul Fitri atau Idul Adha di Indonesia itu selalu menjadi perbincangan hangat, sampai-sampai Buya Yahya kesal dengan pertanyaan yang seperti itu.
Buya Yahya geram akan pertanyaan hal tersebut, karena hari raya Idul Fitri atau Idul Adha itu selalu beda dengan di Indonesia dan Makkah.
Karena menurut Buya Yahya, menjelaskan sesuatu yang jelas itu menjadikan dirinya bingung.
Tidak hanya itu, Buya Yahya menyebutkan bahwa masalah hari raya yang sudah jelas itu menjadi tidak jelas karena terus dipermasalahkan di Negara Indonesia.
"Menjelaskan sesuatu yang sudah jelas itu kadang kita bingung, justru bingung kita kepada sebagian orang yang menghadirkan sesuatu yang jelas, menjadi tidak jelas," ucap Buya Yahya dikutip, Selasa (27/6/2023).
Lantas bagaimana pendapat Buya Yahya ketika menghadapi permasalahan hari raya Umat Muslim yang selalu menjadi perbincangan di Indonesia?
Menurut Buya Yahya, ulama di Indonesia itu tidak pernah mempeributkan terkait hari raya umat Islam yang berbeda dengan Makkah.
Karena menurut Buya Yahya, dari Mazhab Imam Syafii bahwa perbedaan itu harusnya menjadikan kita itu faham akan hal tersebut.
Tidak hanya itu, Buya Yahya menegaskan terkait perbedaan hari raya umat Islam yang terjadi di Makkah dan Indonesia itu jangan dipersempit.
Baca Juga: Belum Setahun Debut, NewJeans Terpilih sebagai Future 25 oleh Rolling Stone
"Ulama nggak pernah mempeributkan yang demikian itu, kok masih ada orang yang menjadikan perbedaan pendapat, itu seharusnya menjadi orang paham, bukan malah dipersempit," jelasnya Buya Yahya. (*)
Sumber: Youtube Al Bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop