SUARA BANDUNG - Dipercaya sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong dikenal sebagai sosok yang tegas dan disiplin.
Selama menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong tak pernah ragu maupun segan untuk mencoret nama pemain yang tak disiplin alias melakukan indisipliner.
Lantas, siapa saja nama pemain yang pernah dicoret oleh Shin Tae Yong (STY) dari Timnas Indonesia karena indisipliner?
Simak daftarnya berdasarkan catatan dari kanal YouTube Info Bola, dikutip oleh tim bandung.suara,com, Senin (3/7/2023) berikut ini.
1. Nurhidayat Haris
Pemain sepak bola kelahiran Makassar, 5 April 1999 itu sempat didapuk menjadi salah satu punggawa Timnas Indonesia saat diasuh oleh Shin Tae Yong.
Sayangnya, impian pemuda bernama lengkap Nurhidayat Haji Haris tersebut harus pupus, usai namanya dicoret oleh sang pelatih dikabarkan karena beberapa hal.
Di antaranya, performanya yang tidak konsisten saat di lapangan, sering telat datang latihan hingga beberapa insiden di luar lapangan yang membuat citra buruk nama timnas.
2. Yudha Febrian
Baca Juga: Pebalap Romain Febvre Rebut Juara MXGP Lombok 2023
Pemain PSGC Ciamis ini adalah salah satu pemain muda yang cukup mencuri perhatian banyak klub, sebab pontensi besarnya di lapangan hijau.
Meski performa dan teknik lapangannya tidak diragukan lagi, STY harus mencoret namanya dari timnas karena pemuda kelahiran Kota Bogor, 13 Februari 2002 itu kedapatan pergi ke klub malam.
Peristiwa tersebut terjadi saat Timnas Indonesia sedang dalam masa memfokuskan diri untuk pemusatan pelatihan di Spanyol beberapa waktu lalu.
Saat itu juga, Yudha dipulangkan ke Indonesia dan namanya akan dicoret dari daftar punggawa timnas.
3. Rifad Marasabessy
Bek kanan Arema FC ini dicoret oleh STY dari timnas ketika datang terlambat saat akan melakukan pemusatan latihan di Jakarta.
Bahkan, telatnya Rifad untuk berkumpul di hotel saat para pemain lain telah siap untuk melakukan pemusatan latihan, tidak ia kabarkan kepada sang pelatih.
Meski sempat mendapatkan pembelaan dari mantan klubnya saat itu, yakni Borneo FC yang mengatakan bahwa keterlambatan Rifad karena rapat bersama klubnya itu, namun keputusan STY tak bisa diganggu gugat.
4. Osvaldo Haay
Pernah menjadi top scorer SEA GAMES 2019 bagi Timnas Indonesia, nyatanya ia harus menelan pil pahit sebab dicoret dari daftar pemain Timnas Indonesia oleh STY.
Pemain Bali United ini dicoret sebab ingin melewatkan pelatihan pemusatan untuk merayakan Hari Natal.
Ia juga sudah pernah melakukan indisipliner saat melewatkan pemusatan pelatihan jelang kualifikasi Piala Asia 2023, dikarenakan sakit namun tak memberikan kabar pada si pelatih. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama