/
Senin, 03 Juli 2023 | 09:00 WIB
Simak daftar pemain Timnas Indonesia yang namanya dicoret oleh Shin Tae Yong karena lakukan indisipliner berikut ini. (Twitter/@panditfootball)

SUARA BANDUNG - Dipercaya sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong dikenal sebagai sosok yang tegas dan disiplin.

Selama menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong tak pernah ragu maupun segan untuk mencoret nama pemain yang tak disiplin alias melakukan indisipliner.

Lantas, siapa saja nama pemain yang pernah dicoret oleh Shin Tae Yong (STY) dari Timnas Indonesia karena indisipliner?

Simak daftarnya berdasarkan catatan dari kanal YouTube Info Bola, dikutip oleh tim bandung.suara,com, Senin (3/7/2023) berikut ini.

1. Nurhidayat Haris

Pemain sepak bola kelahiran Makassar, 5 April 1999 itu sempat didapuk menjadi salah satu punggawa Timnas Indonesia saat diasuh oleh Shin Tae Yong.

Sayangnya, impian pemuda bernama lengkap Nurhidayat Haji Haris tersebut harus pupus, usai namanya dicoret oleh sang pelatih dikabarkan karena beberapa hal.

Di antaranya, performanya yang tidak konsisten saat di lapangan, sering telat datang latihan hingga beberapa insiden di luar lapangan yang membuat citra buruk nama timnas.

2. Yudha Febrian

Baca Juga: Pebalap Romain Febvre Rebut Juara MXGP Lombok 2023

Pemain PSGC Ciamis ini adalah salah satu pemain muda yang cukup mencuri perhatian banyak klub, sebab pontensi besarnya di lapangan hijau.

Meski performa dan teknik lapangannya tidak diragukan lagi, STY harus mencoret namanya dari timnas karena pemuda kelahiran Kota Bogor, 13 Februari 2002 itu kedapatan pergi ke klub malam.

Peristiwa tersebut terjadi saat Timnas Indonesia sedang dalam masa memfokuskan diri untuk pemusatan pelatihan di Spanyol beberapa waktu lalu.

Saat itu juga, Yudha dipulangkan ke Indonesia dan namanya akan dicoret dari daftar punggawa timnas.

3. Rifad Marasabessy

Bek kanan Arema FC ini dicoret oleh STY dari timnas ketika datang terlambat saat akan melakukan pemusatan latihan di Jakarta.

Bahkan, telatnya Rifad untuk berkumpul di hotel saat para pemain lain telah siap untuk melakukan pemusatan latihan, tidak ia kabarkan kepada sang pelatih.

Meski sempat mendapatkan pembelaan dari mantan klubnya saat itu, yakni Borneo FC yang mengatakan bahwa keterlambatan Rifad karena rapat bersama klubnya itu, namun keputusan STY tak bisa diganggu gugat.

4. Osvaldo Haay

Pernah menjadi top scorer SEA GAMES 2019 bagi Timnas Indonesia, nyatanya ia harus menelan pil pahit sebab dicoret dari daftar pemain Timnas Indonesia oleh STY.

Pemain Bali United ini dicoret sebab ingin melewatkan pelatihan pemusatan untuk merayakan Hari Natal.

Ia juga sudah pernah melakukan indisipliner saat melewatkan pemusatan pelatihan jelang kualifikasi Piala Asia 2023, dikarenakan sakit namun tak memberikan kabar pada si pelatih. (*)

Load More