SUARA BANDUNG - Permintaan maaf Rendy Kjaernett beberapa waktu lalu di depan awak media, dinilai tidak tulus oleh Pakar Mikro Ekspresi, Kirdi Putra.
Mengingat, sebelum akhirnya Rendy Kjaenett mengakui perselingkuhannya di depan Denny Sumargo, suami Lady Nayoan itu sempat mengadakan konferensi pers.
Di sanalah, Rendy Kjaernett melakukan klarifikasi dan permintaan maaf yang ia sampaikan di depan awak media.
Namun, Kirdi Putra justru menilai, permintaan maaf Rendy Kjaernett saat itu tidaklah tulus, dikarenakan beberapa hal.
Yakni di antaranya, ketidakjelasan Rendy mengakui kesalahannya dan pihak-pihak yang ia mintai maaf.
Sedangkan, unsur permintaan maaf yang tulus, Kirdi Putra mengatakan harus mengandung dua indikator itu, dari tiga hal wajib yang terkandung di dalamnya.
"Permintaan yang tulus harus mengandung tiga hal. Satu, siapa yang minta maaf, saya, dan itu disebut oleh Rendy, terpenuhi," jelas Kirdi Putra, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (5/7/2023).
"Dua, kepada siapa minta maaf itu? Nah, di sini mulai blunder. Kenapa, kepada seluruh masyarakat Indonesia? Emang salahnya apa masyarakat Indonesia? Masyarakat Indonesia itu asap, nggak ada asap kalau nggak ada api," lanjutnya.
Kirdi juga mengkritisi terkait permintaan maaf Rendy yang ditujukan pada keluarga. Menurutnya, diksi "keluarga" masih belum spesifik.
"Keluarga juga banyak bos. Bisa sepupu, bisa keponakan. Jadi dua udah blunder," kata dia.
Dan yang ketiga adalah alasan dirinya minta maaf dengan tak menyebut kesalahannya.
"Ketiga, kenapa dia minta maaf. Misalnya, saya minta maaf karena ngambil makanan di atas meja. Itukan spesifik. Ini kan enggak, nggak jelas. Kalau dibilang kesalahan, semua orang lakuin kesalahan. Apa dia minta maaf atas semua kesalahan dalam hidup kan enggak," pungkasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Film Komedi Wild Sing Umumkan Tayang 3 Juni, Comeback Grup Co-Ed Legendaris
-
El Rumi dan Syifa Hadju Urus Berkas di KUA, Akad Nikah Fix Digelar di Bali?
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
7 Fakta Tragedi Calon Jemaah Haji di Jepara yang Meninggal Jelang Keberangkatan