SUARA BANDUNG - Rumor mengatakan calon presiden (capres) dari PDIP, Ganjar Pranowo terbukti sesat hingga mencak-mencak membela Panji Gumilang.
Kabar terkait kesesatan Ganjar Pranowo hingga membuat capres asal PDIP itu bela Panji Gumilang, dibagikan oleh kanal YouTube Kopi Politik pada hari Senin (10/7/2023).
Dalam video berdurasi 7 menit, 29 detik itu, foto Ganjar Pranowo, Panji Gumilang hingga beberapa pejabat negara lain digabungkan menjadi satu sebagai thumbnail konten.
Lengkap dengan judul,"Capres Sesat !! Ganjar Mencak-Mencak Bela Panji Gumilang," serta kalimat penegas di sampul video berbunyi:
"Ganjar Terbukti Sesat, Capres PDIP Ngamuk Mencak-Mencak Bela Panji Gumilang," dikutip oleh tim bandung.suara.com hari Selasa (11/7/2023).
Lantas apakah benar kabar itu? Simak penelusuran fakta berikut ini.
Cek Fakta
Pada awal video, diselipkan cuplikan pendapat Ganjar terkait kalimat salam 'Shalom' yang dianggap sama saja dengan 'Assalamu'alaikum', saat hadir di podcast Deddy Corbuzier.
Lantas dilanjutkan dengan cuplikan pendapat para ulama lain yang menyebut bahwa ajaran Panji Gumilang yang menggunakan salam 'Shalom' adalah tidak tepat.
Sebab salam tersebut memiliki dua fungsi arti, meskipun secara harfiah artinya sama saja dengan 'Assalamu'alaikum'.
Dilanjutkan dengan alasan Panji Gumilang memilih lagu Havenu Shalom Aleichem untuk dinyanyikan di Ponpes Al Zaytun.
Setelah menampilkan berbagai pendapat para ulama, narator mengaitkan hal tersebut dengan pernyataan Ganjar terkait pandangannya terhadap penggunaan 'Shalom.'
Di mana ia mengutip dari salah satu kanal media massa online yang mengambil sumber dari cuitan Habib Nofal Assegaf yang menegaskan bahwa pernyataan Ganjar dan ajaran Nabi Muhammad bertentangan.
Dan mempertanyakan ajaran yang dianut oleh Gubernur Jawa Tengah tersebut. Hingga mendapatkan komentar dari banyak warganet yang langsung memojokkan Ganjar kurang pengetahuan agama sebagai capres.
Kesimpulan
Tag
Berita Terkait
-
TERKUAK! Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Punya 256 Rekening, Mahfud MD Ungkap Alasannya
-
Saddil Ramdani Pindah Kewarganegaraan dan Perkuat Timnas Malaysia, Benarkah? Cek Fakta Berikut
-
Cek Fakta: Syahnaz Sadiqah Hamil Anak Rendy Kjaernett, sang Istri Resmi Menceraikan, Benarkah?
-
Cek Fakta: Pantas Saja Pak RT Tak Terima Hewan Kurban Dewi Perssik, Ternyata Seperti Ini Sapinya
-
Andy F Noya Sebut Ponpes Al Zaytun Makin Berkembang: Melampaui Zamannya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
Situasi Memanas di Tanah Sareal: Warga Tantang Oknum Pencopot Spanduk Tolak Sampah
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak