SUARA BANDUNG - Bung Towel kembali mengkritik PSSI terkait kebijakan penggunaan pemain naturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Menurut Bung Towel dengan adanya kebijakan menggunakan pemain keturunan, atau diaspora yang dinaturalisasi agar bisa bermain di Timnas Indonesia, menandakan ada kesalahan pada PSSI.
Bahkan, Bung Towel sampai membandingkan cara Federasi Sepakbolanya yang maju tentang apa itu pemain keturunan bagi mereka.
Seperti diketahui, akhir-akhir ini PSSI cukup santer merekrut pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok.
Bung Towel memang tidak mempermasalahkan hal itu, namun lagi-lagi ada yang salah dalam pembangunan usia muda.
Usia muda sejatinya digodok dengan matang oleh PSSI, seperti halnya Federasi Sepakbola maju, menurut pendapat Bung Towel.
"Memang semua orang membahas Timnas Jerman, Perancis banyak pemain keturunan, tapi pemain keturunannya dibina oleh Federasinya," ucap host, dikutip dari kanal YouTube NALAR TV INDONESIA, (29/7/2023).
"Yes, mereka punya clear fountain, jadi klub-klub itu, anak-anak itu yang berbakat dipilih ke clear fountain, masuk ke akademi yang dibangun Federasi Sepakbolanya Perancis, maka engga pernah kehabisan," jelas Bung Towel.
Selanjutnya, Bung Towel membandingkan dengan upaya PSSI saat.
"Nah, kalau kita shortcut terus, maka pertanyaan besarnya adalah, kerjain engga tuh pekerjaan rumahnya, membina pemain mudanya," imbuh Bung Towel.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair
-
Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026