/
Senin, 31 Juli 2023 | 11:00 WIB
Analisis representasi citra perempuan dalam media massa. (Pixabay/ErikaWittlieb.)

Dalam sinetron 'Azab' banyak menyajikan gambaran para perempuan sebagai kaum yang lemah, mudah menangis, mudah tertindas, dan patut dikasihani. Sehingga itulah yang dipercayai khalayak terhadap perempuan.

Belum cukup sampai di sana, gambaran perempuan-perempun ideal yang ditampilkan oleh Girl Group KPOP membawa pandangan masyarakat akan sosok perempuan ideal masa kini yang seharusnya.

Selain daripada itu, games-games yang muncul juga menampilkan sosok perempuan yang seksi, perpayudara besar dan sebagainya.

Juga gambaran perempuan dalam film disney, kartun dan barbie juga merepresentasi perempuan yang dipercayai masyarakat.

Dari hal-hal tersebut, bisa disimpulkan bahwa representasi citra perempuan dalam media massa sangatlah buruk. Dilihat bagaimana mereka menampilkan perempuan hingga menjadi pandangan umum masyarakat.

Maka, untuk mencapai representasi yang utuh, perempuan tidak cukup hanya ditampilkan dalam tayangan, tetapi harus langsung terlibat dalam produksi pesan dan memiliki suara dalam pengambilan keputusan.

Karena media memiliki andil dalam memproduksi makna mengenai identitas gender.

Dalam mengkritik penggambaran perempuan yang problematik, dan minimnya kuasa perempuan dalam produksi pesan, mengharuskan adanya keterlibatan perempuan dalam produksi pesan itu sendiri.

Dengan menyajikan perspektif yang bisa mmepengaruhi isi tayangan, kemudian bisa munculnya representasi gender yang baik dan tidak bias. (*/Alina)

Baca Juga: Haru, Ini Tujuan Michelle Ashley Bongkar Kelakuan Tak Senonoh Suami Kedua Pinkan Mambo

Sumber: Survey Pribadi

Load More