SUARA BANDUNG – Tidak afdol rasanya jika menyantap makanan khas nusantara tanpa disertai sambal pedas dari cabai.
Perlu diketahui bahwa ada beragam jenis cabai yang digunakan untuk membuat sambal. Mulai dari yang paling pedas hingga biasa saja.
Khususnya bagi para pecinta pedas, wajib nyobain 3 cabai terpedas di Indonesia ini.
Cabai Domba. Bukan domba yang kita kenal, yang suka makan rumput atau yang dipelihara. Tapi ini adalah cabai rawit terpopuler di Indonesia.
Pecinta pedas perlu tahu bahwa cabai ini memiliki level kepedasan mulai dari 50.000 - 100.000 SHU atau Scoville Heat Unit.
Cabai ini sering digunakan untuk membuat sambal yang dijadikan bahan tamabahan untuk menu tumisan atau sayuran.
Cabai Gendot. Dilihat dari namanya, bisa terbayang se-gede atau sebesar apa cabai ini. Cabai ini sering dipakai oleh-oleh karena sifatnya yang tahan lama.
Cabai yang terkenal di daerah Dieng, Jawa tengah ini punya level kepedasan yang lebih dari cabai rawit, yaitu mencapai 100.000 - 350.000 SHU.
Cabai Hiyung. Cabai yang tumbuh di Desa Hiyung, Tapin, Kalimantan Selatan inilah yang digadai-gadai sebagai cabai terpedas di Indonesia.
Baca Juga: Rekam Jejak Panglima TNI Yudo Margono yang Ogah Lindungi Kabasarnas
Para pecinta pedas pasti suka, karena hasil penelitian menyebutkan bahwa tingkat kepedasan dari cabai ini mencapai 94.500 ppm, yaitu setara dengan 1.417.000 SHU.(*/khanif)
Berita Terkait
-
3 Produk Jebolan Persebaya yang Jadi Andalan Timnas Indonesia, Salah Satunya Kini Main di Eropa
-
Staf Khusus Menpora Soroti Kemampuan Pemain Diaspora Zinadein Ardiansyah Jelang Laga Piala Dunia U-17 2023
-
Ibu Pemain Keturunan Ini Berterima Kasih ke Menpora Dito Ariotedjo, Segera Dipanggil Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
-
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
Terkini
-
Resmi, DPR Setuju Penjualan Eks Kapal Perang KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang
-
Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
-
5 Sepatu Jalan Warna Putih Terbaik untuk Harian, Nyaman dan Mudah Dibersihkan
-
Agam Rinjani dan Mahasiswa KKN Unhas Salurkan Bantuan Korban Gempa di NTT
-
Tanggapi Spekulasi Budi Arie Soal 'Percepatan', Puan: Ikuti Konstitusi, Pemerintahan Per Lima Tahun
-
Perawatan Rambut Serba Praktis Jadi Tren, Solusi Cepat untuk Rambut Berminyak dan Lepek
-
Massa Pati Tinggalkan DPR Usai Kantongi Surat Sakti Deadline RUU Perampasan Aset
-
Bakar Ban Saat Diadang Polisi, Massa Demo Mahasiswa Akhirnya Diizinkan Menuju DPR
-
Skill Saja Tak Cukup, Timnas Esports Indonesia Kini Andalkan Data Tubuh dengan Smartwatch
-
4 Hydrating Toner Anti-Aging, Jaga Kulit Tetap Kenyal dan Bebas Garis Halus