SUARA BANDUNG - Coach Bima Sakti menyebut jika dirinya telah menerima masukan Frank Wormuth selaku asisten pelatih Timnas U-17.
Berdasarkan pernyataan Bima Sakti, Frank Wormuth telah memberikan beberapa pedoman dalam penyeleksian pemain Timnas U-17 untuk Piala Dunia U-17 nanti.
Salah dua dari saran Frank Wormuth yang diterima oleh Bima Sakti untuk Timnas U-17 adalah mencari pemain yang berkualitas dan memilki mental, serta teknik bermain yang baik.
"Yang paling pertama kita melihat mental mereka dulu, gimana mereka berkomunikasi, gimana mereka bereaksi. Kemudian attitude mereka di lapangan bagaimana saat bertaham maupun menyerang," kata Bima Sakti, dikutip dari kanal YouTube Sarjana Bola, Selasa (22/8/2023).
"Kemudian kita melihat teknik mereka dan yang paling terpenting kualitas mereka akan kita nilai sebaik mungkin untuk bisa naik ke TC yang sudah kita jalankan," sambungnya.
Sementara itu, Indra Sjafri yang mendampingi Bima Sakti sejak awal diadakan seleksi pemain Timnas U-17, juga membenarkan hal tersebut.
Coach Indra Sjafri juga menegaskan bahwa Bima Sakti sudah memiliki kerangka tim yang telah dibentuk.
"Coach Bima itu sudah punya kerangka tim. Mereka itu adalah kerangka tim utama Coach Bima nanti, untuk menuju ke Piala Dunia. Dan mereka akan dipilih nantinya ditentukan oleh kualitas," ungkap Indra Sjafri.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi