/
Minggu, 27 Agustus 2023 | 16:30 WIB
Bos MU naik pitam usai pemain ini berbuat seenaknya di Final Piala AFF U-23. (Instagram/affu23championshipofficial)

SUARA BANDUNG - Bos atau Presiden Madura United, Achsanul Qosasi geram, usai aksi tidak terpuji pemain Vietnam diabaikan oleh wasit yang memimpin laga Final Piala AFF U-23.

Diketahui, pemain Vietnam menyikut Haykal Alhafiz dengan sengaja, tapi insiden tersebut luput dari pengamatan wasit yang memimpin pertandingan.

Achsanul Qosasi sebagai Presiden Madura United (MU) pun menyarankan agar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), mengajukan banding ke AFF. Jika diabaikan laporannya, maka menurut bos MU, sebaiknya PSSI keluar dari sub Federasi Asia Tenggara (AFF).

"Jika pemain ini tak disanksi oleh AFF, Indonesia harus bersuara dan mempertimbangkan untuk tidak terlibat lagi dalam Turnamen AFF," tulis Achsanul melalui akun Instagramnya, (27/8/2023).

Pria yang menjadi petinggi MU ini juga menilai pemain Vietnam kehilangan rasa hormat kepada lawannya.

"Setelah melanggar, mestinya dia mendatangi Haykal dan menunjukkan respeknya. Sepak bola adalah respek," jelas Achsanul.

Dengan demikian, sangat jelas keinginan dari Presiden MU terhadap PSSI, yakni melaporkan aksi brutal pemain Vietnam dengan nomor punggung 20.

Jika pemain yang beraksi secara tidak sportif tersebut bebas dari sanksi, maka PSSI lebih baik meninggalkan AFF, menurut pendapat Achsanul.(*)

Baca Juga: Gempi Pergoki Gritte Agatha Cium Bibir Suami, Auto Digodain Gisella Anastasia

Load More