SUARA BANDUNG - Coach Justin menanggapi persiapan yang dilakukan oleh Bima Sakti sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-17. Pengamat Sepakbola itu merasa kasihan.
Bagaimana tidak, Piala Dunia U-17 yang akan segera digulirkan, tepatnya mulai November-Desember 2023, membuat Bima Sakti sibuk mencari pemain terbaik bagi Timnas U-17. Tapi PSSI tidak menyediakan data pemain potensial.
Alhasil, Bima Sakti melakukan seleksi di 12 Kota, hingga memanggil pemain diaspora. Namun, menurut pengakuan pelatih Timnas U-17 tersebut, ia malah kecewa.
Kekecewaan Bima terpancar usai memanggil pemain diaspora yang tak sesuai standarnya. Hal itu pun ditanggapi Coach Justin.
Dikutip dari sebuah kanal YouTube Buddyku Official, (11/9/2023), Coach Justin merasakan apa yang Bima rasakan.
"Cuma gue kasihan sama Coach Bima karena Spanyol, Brasil, blabla itu tinggal metik pemainnya. U-17 kompetisi di sini, sini. Mereka lihat scouting, bahkan engga usah scouting udah ada datanya," jelas Justin.
Justin menerangkan Bima mengalami nasib yang tak seberuntung tim Spanyol ataupun Brasil. Piala Dunia U-17 yang seperti mendadak membuat juru taktik Garuda Asia memutar otaknya.
"Lah Bima, dikasih, gue engga tau dikasih sama si Hamdan (Tenaga Ahli Kemenpora), dia orang Menpora yang punya banyak database (data pemain keturunan) 300-an. Gila lu, waktu tinggal berapa bulan, lu harus seleksi orang yang engga lu kenal," imbuhnya.(*)
Baca Juga: Dibandingkan dengan Hokky Caraka, Marselino Ferdinan Tetap Rendah Hati Meski Cetak Brace
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga