/
Senin, 11 September 2023 | 17:25 WIB
Bima Sakti pelatih kepala Timnas U-17 nasibnya tak seberuntung Spanyol. (dok. PSSI)

SUARA BANDUNG - Coach Justin menanggapi persiapan yang dilakukan oleh Bima Sakti sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-17. Pengamat Sepakbola itu merasa kasihan.

Bagaimana tidak, Piala Dunia U-17 yang akan segera digulirkan, tepatnya mulai November-Desember 2023, membuat Bima Sakti sibuk mencari pemain terbaik bagi Timnas U-17. Tapi PSSI tidak menyediakan data pemain potensial.

Alhasil, Bima Sakti melakukan seleksi di 12 Kota, hingga memanggil pemain diaspora. Namun, menurut pengakuan pelatih Timnas U-17 tersebut, ia malah kecewa.

Kekecewaan Bima terpancar usai memanggil pemain diaspora yang tak sesuai standarnya. Hal itu pun ditanggapi Coach Justin.

Dikutip dari sebuah kanal YouTube Buddyku Official, (11/9/2023), Coach Justin merasakan apa yang Bima rasakan.

"Cuma gue kasihan sama Coach Bima karena Spanyol, Brasil, blabla itu tinggal metik pemainnya. U-17 kompetisi di sini, sini. Mereka lihat scouting, bahkan engga usah scouting udah ada datanya," jelas Justin.

Justin menerangkan Bima mengalami nasib yang tak seberuntung tim Spanyol ataupun Brasil. Piala Dunia U-17 yang seperti mendadak membuat juru taktik Garuda Asia memutar otaknya.

"Lah Bima, dikasih, gue engga tau dikasih sama si Hamdan (Tenaga Ahli Kemenpora), dia orang Menpora yang punya banyak database (data pemain keturunan) 300-an. Gila lu, waktu tinggal berapa bulan, lu harus seleksi orang yang engga lu kenal," imbuhnya.(*)

Baca Juga: Dibandingkan dengan Hokky Caraka, Marselino Ferdinan Tetap Rendah Hati Meski Cetak Brace

Load More