SUARA BANDUNG – Kapten Timnas Indonesia senior, Asnawi Mangkualam baru-baru ini mengungkap terkait perbedaan permainan di Liga 1 Indonesia dengan Korea Selatan.
Seperti diketahui, Asnawi Mangkualam saat ini bermain untuk klub K League 2, Jeonnam Dragons Korea Selatan.
Sebelumnya, Asnawi Mangkualam sempat memperkuat tim Ansan Greeners pada 2021.
Di Liga 1 Indonesia, Asnawi Mangkuaalam sempat bergabung dengan tim Persiba Balikpapan dan PSM Makasar.
Hijrahnya Asnawi Mangkualam menjadi pemain aboard merupakan rekomendasi dari Shin Tae Yong.
Setelah memutuskan untuk menjadi pemain aboard dan berkarier di Korea Selatan, Asnawi Mangkualam bongkar kesulitan di awal.
“Di awal sangat sulit karena tinggal sendiri, jadi butuh effort lebih buat bisa bertahan sampai saat ini,” ungkapnya dikutip dari YouTube Sport77 Official, Jumat (15/9/2023).
Tidak hanya itu, Asnawi pun mengaku kesulitan saat beradaptasi terkait permainan sepak bola di Korea Selatan.
Diungkap Asnawi, dalam sepak bola di Korea Selatan kekuatan fisik yang lebih diutamakan.
Baca Juga: SDG Banten Beri Bantuan Air Bersih Kepada Warga di Tiga Kecamatan di Serang
Sehingga Asnawi pun membeberkan terkait perbedaan permainan liga 1 Indonesia dengan Korea Selatan.
“Fisiknya sangat jauh, karena kalau di Indonesia menit ke 70 tuh udah banyak yang jalan-jalan, kalau disana menit 70 malah intesitasnya makin tinggi,” bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep