/
Minggu, 15 Oktober 2023 | 19:00 WIB
Pemain Persib Bandung, David Da Silva (tengah) saat selebrasi gol di laga kontra Persita Tangerang. (Instagram @persib)

SUARA BANDUNG - Manajemen Persib hingga saat ini belum juga mengumumkan kontrak baru David da Silva. Padahal pemain asal Brasil ini akan habis kontrak bersama Persib pada Desember 2023 mendatang.

Isu paling kuat penyebabnya alot negosiasi Manajemen Persib bersama David da Silva adalah soal nilai gaji untuk kesepakan nilai kontrak sang pemain.

Pengamat sepakbola kulub Persib, Rony Anwari menilai jika David da Silva sangat wajar meminta nilai kontrak naik. 

"Kalau untuk menaikkan gaji, karena untuk menaikkan gaji ini posisinya bukan perpanjangan ya, namun ee menghadapi kontrak baru," kata Rony Anwari seperti dikutip dari kanal Youtubenya pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Jika dalam waktu dekat Manajemen Persib masih belum mau sepakat dengan nilai kontrak yang ditawaran David da Silva, maka kemungkinan besar dia akan hengkang.

Rony Anwari menjelaskan, jika misalkan DDS habis kontrak Desember ini, namun tidak juga bertemu kata sepakat, sangat besar berpeluang pergi ke klub lain yang menawarkan gaji tinggi. 

"Justru ya (kontrak tinggi klub lain) pasti membuat DDS tertarik gitu. Nah, ini Persip juga harus bisa membuat satu eh, gebrakan lah," kata Rony Anwari. 

"Ya udah kita naikkan (nilai kontrak) sekian, kecuali misalkan DDS kontraknya sampai tahun 2026 atau masih ada setahun mau diperpanjang," jelasnya.

Rony Anwari tidak menapikan jika sedikit sulit jika pemain meminta naik gaji, keculi kenaikannya tidak siginifikan.

Baca Juga: Hengkang Juga, Benarkah Manajemen Persib tak Sanggup Penuhi Permintaan David da Silva? Pengamat: Jangan Sampai, Pasti Deal

Hal yang wajar kata Rony Anwari jika David da Silva meminta naik gaji dalam kontrak barunya nanti.

"Tapi kalau sekarang kan minta naik gaji itu kemungkinan ya. Sah-sah saja gitu ya. Nah, kemungkinan yang kedua mengenai durasi kontrak," kata dia menjelaskan. 

Kemungkinan besar DDS meminta kontrak dengan durasi maksimal satu tahun ke depan atau minimalnya sampai Liga 1 berakhir musim ini. 

"Jadi ya sampai bulan apa ee, April atau Mei lah gitu ya, jadi sampai ya Liga 1 ini selesai saja. Jadi ya mungkin ada nego-nego antara naik gaji ataupun durasi kontrak," kata dia.

Menurut Rony Anwari sangat wajar karena David da Silva ingin mengejar prestasi di  Bandung .

"Lalu ya ingin, mungkin pensiun di salah satu klub, baik di Indonesia maupun di luar Indonesia," katanya lagi.

Rony Anwari menegaskan, jika sebagai pecinta sepakbola harus tetap mendukung pemain mana saja yang berkeinginan mencapai titik puncak di satu klub.

"Mungkin gitu ya, punya target buat pribadi ya. Ini juga kita harus dukung apapun keputusannya nanti," ucapnya. 

Namun yang jelas ya Bojan Hodak kemarin sudah terang-terangan meminta perpanjangan kontrak dari DDS karena mungkin sudah dinantikan klub lain.

"Jadi ya bukan hanya ee pemain lain yang sudah ditawar, ternyata DDS pun masuk radar tim lain," katanya. 

Mudah-mudahan segera selesai dan segera diperpanjang,  karena putaran kedua makin berat apalagi target Persib adalah juara atau masuk Championship series. (*)

Load More