SUARA BANDUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tegalega yang sudah berkolaborasi dengan pemerintah.
"Saya apresiasi, bahwa mereka sudah berpindah ke tempat yang telah kita rencanakan," Ema Sumarna, saat meninjau kawasan Tegalega, Rabu (18/10/2023).
Ema mengatakan, PKL sudah berdagang di dalam Taman Tegalega, walau proses penataan masih dalam pengerjaan.
"Walaupun ini belum selesai, karena tenda yang nanti akan mendapatkan bantuan dari Mayora itu masih sedang proses. Mungkin dalam waktu dekat," kata Ema Sumarna.
Ema Sumarna mengklaim, bahwa konsep penataan lahan berjualan tersebut sesuai dengan keinginan PKL.
"Konsep ini sudah sesuai dengan apa yang kita rancang, dan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh PKL. Jadi, ini sudah clear, dan tadi kita sudah lihat mereka sudah pindah," kata Ema.
Akan tetapi, Ema menyebut masih ada sekitar 60 PKL, yang masih berjualan di luar area Tegalega, dan belum mau pindah ke lokasi penataan.
Meski begitu, Ema mengatakan, akan memberikan waktu sepekan kepada PKL untuk pindah ke lokasi yang sudah disediakan.
Apabila dalam waktu yang telah ditentukan PKL belum pindah, dikatakan Ema, maka Satpol PP akan menertibkannya.
"Hal yang menjadi persoalan kenapa masih ada 60 PKL, yang masih berjualan di luar? itu saya kasih waktu satu Minggu. Saya minta itu semua beres," katanya.
"Kita berikan toleransi mereka bergeser ke wilayah Barat untuk nanti juga akan kita tata sama persis dengan apa yang ada di Timur," sambung Ema.
Menurutnya, tidak ada toleransi bagi PKL yang tidak mau direlokasi, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Pemkot Bandung dan PKL Tegalega untuk proses relokasi ini.
"Tidak ada toleransi mereka bertahan. Kalau tidak mau masuk konsep penataan pasti kita akan tertibkan," katanya.
Ema juga berharap, penataan PKL Tegalega dapat mewujudkan Bandung yang tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
"Jadi, kalau semua itu beres yang di Barat dan di Timur maka kerapian, dan keindahan secara bertahap akan hadir," katanya.
Sekarang ini, PKL Tegalega berjumlah 482. Para pedagang itu terbagi dalam dua zona, yakni 207 PKL Tegalega Timur (Jl. Moh. Toha), dan 275 PKL Tegalega Barat (Jl. Otista).
PKL Tegalega meliputi berbagai macam dagangan, di antaranya makanan, aksesoris, sayuran dan buah-buahan. (*)
Berita Terkait
-
Punya Lapak yang Tak Layak Disebut Toko, Pedagang Oleh-oleh Khas Bontang Butuh Perhatian Pemerintah
-
Nama yang Paling Potensial Gantikan David Da Silva Jika Tak Perpanjang Kontrak Bersama Persib Bandung, Siapakah Dia?
-
Masa Kontrak Berada di Ujung Tanduk, David Da Silva Akan Tetap Lakukan Ini untuk Persib Bandung
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Serum Retinal Korea Rahasia Kulit Kencang, Tekstur Halus, dan Awet Muda
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Urutan Nonton Film Scream Sebelum Scream 7, Jangan Sampai Salah!
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
Syuting di Hutan, Olla Ramlan Ngaku Sempat Nangis sampai Trauma di Lokasi Syuting Malaysia
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya