Suara.com - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo hingga kini masih terus berlanjut.
Setiap babak baru dalam kasus ini selalu ditunggu-tunggu oleh banyak pihak.
Kini, di tengah proses rekonstruksi yang tengah berlangsung, politisi senior Amien Rais ikut angkat bicara mengenai kasus ini.
Melalui unggahannya di Instagram @amienraisofficial pada Selasa (30/08/22), Amien Rais meminta agar Presiden RI Joko Widodo turun tangan langsung dalam penanganan kasus tersebut.
Hal tersebut didasari karena Amien Rais menilai kasus pembunuhan Brigadir J semakin runyam.
"Saya terus mengamati perkembangan dari hari ke hari kasus Ferdy Sambo, Kadiv Propam Polri yang nampak makin ruwet, bundet dan jelimet,"
"Sudah menjelang dua bulan terhitung sejak 11 Juli kasus skandal kriminal dan skandal moral dalam tubuh Polri belum menemukan jalan keluar yang tidak boleh mencederai rasa keadilan. Rasa keadilan keluarga korban dan rasa keadilan publik,"
"Secara resmi skandal moral dan kriminal Ferdy Sambo sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, tetapi justru masyarakat luas sudah tidak percaya apapun hasilnya. Agaknya masyarakat luas sudah mengambil sikap apriori. Kita tahu sikap apriori memang tidak sehat. Pertanyaannya mengapa masyarakat sampai bersikap apriori?," tulis Amien Rais yang dikutip Suara.com pada Selasa (30/08/22).
Amien Rais meyakini bahwa hanya Jokowi lah yang bisa menjadi solusi atas kasus ini.
Baca Juga: Komnas HAM Temukan Perbedaan Hasil Investigasi dengan Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
"Saya yakin cuma Pak Jokowi sekali lagi hanya Pak Jokowi yang dapat menjadi solusi. Mengapa karena memang hanya beliau berdasarkan UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Setelah diagram/skema berjudul Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 beredar di masyarakat luas, masyarakat menjadi makin geram dan marah setelah melihat betapa luas dan dalamnya kebobrokan polisi kita," kata Amien Rais.
Dalam unggahannya, mantan Ketua MPR tersebut juga menyinggung soal mafia-mafia besar yang berada di tubuh Polri dan juga berbagai kebobrokan-kebobrokan lain yang dilakukan petinggi Polri.
"Mafia besar sudah menguasai Markas Besar Polri. Mafia jahanam itu melindungi judi online dan offline serta bisnis ilegal prostitusi, spare-parts palsu, pertambangan ilegal, miras dan kokain, penyelundupan solar, minyak goreng dll,"
"Pak Jokowi, saya yakin sudah memiliki serba informasi tentang kebusukan dan kebobrokan para petinggi Polri. Jika pak Jokowi memiliki moral dan political will kehendak moral dan politik yang kuat, Pak Jokowi pasti bisa,"
Di akhir tulisannya, Amien Rais juga kembali mengungkit janji Jokowi yang akan memimpin langsung dalam kasus pemberantasan korupsi. Ia kemudian mengaitkan janji Jokowi tersebut dengan penyelesaian kasus pembunuhan Brigadir J.
"Bila saya jadi presiden saya akan langsung memimpin pemberantasan korupsi, itu yang dikatakan dan dijanjikan sekian tahun yang silam. Di titik paling penting inilah saya harapkan Pak Jokowi bisa menjadi solusi, bukan malah menjadi problem. Matur Nuwun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Komnas HAM Temukan Perbedaan Hasil Investigasi dengan Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
-
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir Yosua Selama 7,5 jam Memperagakan 74 Adegan
-
Rekontruksi Kasus Pembunuhan Brigadir J 78 Adegan, Terbuka ataukah Tertutup ?
-
Polri Resmi Larang Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Ke Luar Negeri Selama 20 Hari
-
Polri Ungkap Alasan Peran Bharada E Diganti Saat Bertemu Ferdy Sambo Pada Rekonstruksi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Apakah di Dalam Rumah Wajib Pakai Sunscreen?
-
5 Shio yang Kondisi Keuangannya Bakal Membaik pada Agustus 2026, Peluang Cuan hingga Karier
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain