SuaraBandungBarat.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merasa bersyukur karena elektabilitas partainya melebihi partai lain.
"Elektabilitas PDIP jauh tinggalkan partai lain," ucap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam akun media partai.
Hasto menyebut bahwa PDI Perjuangan bisa diterima dengan baik di berbagai lapisan masyarakat.
"Kita patut mensyukuri hal ini terutama dalam membangun optimisme Indonesia kedepan," sambungnya.
Ia menyebut bahwa hal ini menunjukkan apa yang dilakukan partai selama ini diterima masyarakat luas.
"Saya minta kader jangan terlena dengan survei, teruslah bekerja untuk masyarakat," katanya.
Hasto mengatakan, PDI Perjuangan harus terus bekerja turun ke bawah menjadi penyambung lidah rakyat.
"Melakukan berbagai konsolidasi dan tentunya tidak boleh terlena dengan sanjungan serta pujian," imbuhnya menjelaskan.
Menurutnya, hal demikian sesuai dengan apa yang selalu disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan.
Baca Juga: Aset Milik Tersangka Korupsi Bank Banten di Tangerang Disita Kejati
"Ibu Megawati Soekarnoputri memberikan amanah demikian agar lebih dekat dengan masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis elektabilitas partai politik (papol) jelang Pemilu 2024.
Elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) paling tinggi, sementara itu terjadi persaingan ketat di papan tengah, ada Gerindra, Golkar, Demokrat dan PKB.
Survei Poltracking terbaru digelar secara nasional pada 1-7 Agustus 2022 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Total 1.220 responden dilibatkan dalam survei yang memiliki margin of error +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Berikut elektabilitas parpol:
Berita Terkait
-
Ibarat Mengetuk Pintu Rumah Partai Golkar dan Gerindra, Puan Menunggu Dibukakan oleh Airlangga dan Prabowo
-
Tancap Gas! Ini Strategi Kader PDIP Demi Ambisi Menang Pemilu Untuk Ketiga Kalinya
-
KPU Kulon Progo Targetkan Partisipasi Pemilih Pemilu Sekitar 85 Persen
-
Tak Terima Elektabilitas Puan Disebut Rendah karena Statusnya Belum Jelas, PDIP Beri Jawaban Menohok ke Effendi Simbolon
-
Legislator PDIP: Jakarta Berpuluh Tahun Tidak Bisa Temukan Akar Persoalan Tawuran
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Diskon Home Care Alfamart April 2026: Rinso hingga Downy Turun Harga, Hemat Sampai 40 Persen
-
Rp850 Juta Dihapus, Anggaran Rumah Dinas DPRD Sumsel Rp8,6 Miliar Masih Dipertanyakan
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
7 Tips Menata Meja Kerja Minimalis di Apartemen Sempit agar WFH Lebih Produktif
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Profil Brian Ardianto, Jebolan MasterChef Indonesia 5 yang Meninggal Dunia Hari ini