/
Sabtu, 03 September 2022 | 11:35 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Suara.com/Bagaskara)

SuaraBandungBarat.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merasa bersyukur karena elektabilitas partainya melebihi partai lain.

"Elektabilitas PDIP jauh tinggalkan partai lain," ucap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam akun media partai.

Hasto menyebut bahwa PDI Perjuangan bisa diterima dengan baik di berbagai lapisan masyarakat.

"Kita patut mensyukuri hal ini terutama dalam membangun optimisme Indonesia kedepan," sambungnya.

Ia menyebut bahwa hal ini menunjukkan apa yang dilakukan partai selama ini diterima masyarakat luas.

"Saya minta kader jangan terlena dengan survei, teruslah bekerja untuk masyarakat," katanya.

Hasto mengatakan, PDI Perjuangan harus terus bekerja turun ke bawah menjadi penyambung lidah rakyat. 

"Melakukan berbagai konsolidasi dan tentunya tidak boleh terlena dengan sanjungan serta pujian," imbuhnya menjelaskan.

Menurutnya, hal demikian sesuai dengan apa yang selalu disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan.

Baca Juga: Aset Milik Tersangka Korupsi Bank Banten di Tangerang Disita Kejati

"Ibu Megawati Soekarnoputri  memberikan amanah demikian agar lebih dekat dengan masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis elektabilitas partai politik (papol) jelang Pemilu 2024

Elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) paling tinggi, sementara itu terjadi persaingan ketat di papan tengah, ada Gerindra, Golkar, Demokrat dan PKB.

Survei Poltracking terbaru digelar secara nasional pada 1-7 Agustus 2022 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. 

Total 1.220 responden dilibatkan dalam survei yang memiliki margin of error +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Berikut elektabilitas parpol:

1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 20,4%
2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 10,5%
3. Partai Golongan Karya (Golkar) 9,5%
4. Partai Demokrat (PD) 8,6%
5. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8,0%
6. Partai Nasional Demokrat (NasDem) 6,7%
7. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,2%
8. Partai Amanat Nasional (PAN) 4,1%
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3,1%
10. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 1,9%
11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 1,1%
12. Partai Bulan Bintang (PBB) 0,7%
13. Partai Beringin Karya (Berkarya) 0,6%
14. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 0,3%
15. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 0,2%
16. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,1%
Tidak mau menjawab/ Merahasiakan jawaban 4,7%
Tidak tahu/tidak jawab 14,3%

Sumber: suara.com

Load More