Baik Andi Rian maupun Ferdy Sambo sama-sama dari kesatuan reserse. Bahkan, keduanya banyak menduduki jabatan di bidang reserse. Andi Rian, misalnya, pernah menjadi Wadirreskrimum Polda Sumatera Utara, sedangkan Ferdy Sambo juga pernah menjadi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.
Selain itu, dalam tongkat komando, Andi Rian pernah menjadi Kapolres Tebingtinggi. Ferdy Sambo juga pernah menjadi Kapolres Purbalingga dan Kapolres Brebes.
Namun beberapa saat kemudian, karier Ferdy Sambo lebih bersinar dibandingkan dengan Andi Rian Djajadi. Maklum saja, dia dekat dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dia menjadi Koorspripim Polri dari 2018-2019.
Ketika Kapolri beralih ke Jenderal Idham Aziz, Ferdy Sambo ditunjuk menjadi Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri pada 2019. Pangkat Ferdy Sambo pun langsung naik menjadi Brigjen pada 2019 itu juga.
Sedangkan pada saat itu, Andi Rian menjadi bawahan Ferdy Sambo sebagai Wadirtipidum Bareskrim Polri. Andi Rian Djajadi baru meraih Brigjen pada Juli 2020 ketika dia mendapat promosi sebagai Karokorwas PPNS Bareskrim Polri.
Namun, tak berlangsung lama, Ferdy Sambo sudah naik lagi meraih bintang dua atau Irjen setelah promosi menjadi Kadiv Propam Polri pada 16 November 2020. Kursi yang ditinggalkan Irjen Ferdy Sambo kemudian diisi Brigjen Andi Rian sejak 17 November 2020.
Situasi Berbalik
Kini, situasi berbalik. Bintang yang menaungi Ferdy Sambo mulai meredup. Itu setelah terjadi pembunuhan Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 mulai diusut Tim Khusus (Timsus). Andi Rian Djajadi menjadi ujung tombak dalam penyidikan kasus ini.
Ferdy Sambo masih melancarkan skenario “tembak-menembak”. Pada 3 Agustus 2022, Andi Rian Djajadi tampil mengumumkan Bharada E sebagai tersangka dengan Pasal 338 KUHP, atau pembunuhan biasa.
Baca Juga: Putri Candrawathi Tak Ditahan, Hasil Lie Detector Tak Diungkap ke Publik, Begini Alasannya
Tak berselang lama, Bharada E “bernyanyi”. Dia mengaku hanya disuruh Ferdy Sambo menembak Brigadir Joshua. Skenario Ferdy Sambo ditambah upaya menghalangi penyidikan menjadi berantakan. Puncaknya adalah ketika 9 Agustus 2022 diumumkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka.
“Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan timsus (tim khusus) telah memutuskan, menetapkan saudara FS (Ferdy Sambo) sebagai tersangka,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers Selasa, 9 Agustus 2022 sore.
Dalam konferensi itu, Andi Rian Djajadi juga hadir mendampingi Kapolri. Namun, dia tak berbicara. Yang menambahkan hanya Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.
Hari-hari yang lain baru dia muncul kembali. Pada 12 Agustus 2022, dia tampil di hadapan wartawan bahwa perkara dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, dihentikan karena tidak ditemukan unsur pidana. Kemudian, pada 19 Agustus 2022 dia kembali tampil mengumumkan Putri Candrawathi sebagai tersangka pembunuhan Brrigadir Joshua.
Pada 29 Agustus 2022, sidang KKEP memutuskan Irjen Ferdy Sambo dipecat dari kepolisian. Ferdy Sambo menyatakan akan banding. Sedangkan Brigjen Andi Rian Riacudu Djajadi masih menyelesaikan berkas perkara lima tersangka pembunuhan Brigadir Joshua, yang diduga diotaki Ferdy Sambo, juniornya yang juga mantan atasannya, dan sesama alumni SMAN 1 Makassar. (*)
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi Tak Ditahan, Hasil Lie Detector Tak Diungkap ke Publik, Begini Alasannya
-
Bharada E hingga Ferdy Sambo Jalani Tes Kebohongan, Pakar: Lie Detector Bisa Dikelabui
-
Sambo di Multiverse Lain, Belah dan Potong Durian di Pinggir Jalan, Warganet: Lebih Berkah
-
5 Fakta Mengejutkan Diungkap Bripka RR, Brigadir J Marah Lihat Kuat Ma'ruf Lakukan Ini, Perkosaan Istri Ferdy Sambo Hoaks?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
7 Promo Sepatu Adidas di Sports Station Akhir Maret 2026, Mulai Rp300 Ribuan
-
Sihir, Ganja, Miras, Buku, dan Islam: Membongkar Pola Berpikir yang Dianggap Final oleh Masyarakat
-
Cara Mengembalikan Kulit yang Belang? Ini 7 Langkah Efektif yang Bisa Dilakukan
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
Upaya Mendeteksi Minat pada Anak sejak Dini dalam Buku Bimbingan Karier
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?