SuaraBandungBarat.id - Miris dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Bandung masih ada pihak sekolah yang membandel melakukan praktik penjulan seragam sekolah ke setiap siswa baru.
Sebut saja Sekolah SMPN 1 Pasir Jambu yang di sinyalir melakukan praktik penjualan seragam sekolah dan jas almamater ke sejumlah siswa.
Penjualan dilakukan kepada siswa baru dengan nilai mencapai Rp800.000. Orangtua murid banyak yang merasa keberatan dengan penjualan seragam dan jas almamater secara paksa oleh pihak sekolah tersebut.
Hal tersebut jelasnya mengundang reaksi Bupati Bandung Dadang Supriatna ketika mendapatkan laporan dari salah satu orang tua murid.
Bupati Bandung Dadang Supriatna merasa geram dengan adanya SMP Negeri yang menjual seragam dan jas almamater secara paksa kepada siswa baru.
Dadang mengatakan, menjual seragam dan jas almamater merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan oleh sekolah, apalagi dijual secara paksa kepada siswa baru.
"Itu (menjual seragam dan jas almamater secara paksa) tidak boleh," ujar Dadang, Selasa, 13 September 2022.
Pihaknya, akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang melakukan praktik jual beli seragam secara paksa, terlebih jas almamater yang tidak diperlukan oleh siswa saat belajar. ucap Dadang
"Saya akan beri sanksi," tegasnya.
Baca Juga: Takuti Korban dengan Sajam dan Rampas Barang Nelayan, Enam Bajak Laut di Jambi Diringkus Polisi
Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Maulana Fahmi, juga menyesalkan dengan adanya praktik penjualan seragam dan jas almamater kepada siswa tersebut.
Sumber : Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Takuti Korban dengan Sajam dan Rampas Barang Nelayan, Enam Bajak Laut di Jambi Diringkus Polisi
-
Jika Harga BBM Tak Diturunkan, Mahasiswa di Samarinda Ancam Bakal Terus Demo: Kami Mau Boikot Gedung DPRD
-
Menkeu Sri Mulyani Hibahkan Tanah dan Bangunan Aset Negara ke Pemkot Magelang
-
Ini Daftar Perjalanan Kereta Api yang Durasi Perjalanannya Dipercepat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem
-
Bahas soal Hak Asuh Anak, Pihak Inara Rusli Ungkit Kasus Lama Virgoun
-
Anime Gundam GQuuuuuuX Raih Special Prize di Ajang Nihon SF Taisho Awards
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
3 Rekor Gila Timnas Futsal Indonesia Usai Bungkam Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?