SuaraBandungBarat.id - Seorang peneliti percaya, bahwa wanita membutuhkan setidaknya dua hari untuk mengurus diri sendiri.
Saat seorang anak bayi baru dilahirkan, pada saat itu pula seorang ibu memiliki tugas terbarunya. Namun, fakta bahwa seorang wanita tak memperoleh satu tugas.
Yang mana saat wanita tersebut menjadi seorang ibu, ia tidak lagi berarti bahwa dia berhenti menjadi orang dengan keinginan, impian, dan kebutuhan individu yang dapat menggunakan waktu untuk istirahat.
Seorang survei yang berasala dari perusahaan besar Amerika, Amerika Welch's menggambarkan bahwa betapa besarnya tanggung jawab seorang ibu dalam mendidik anak-anaknya.
Perusahaan tersebut pun, menghitung dengan tepat dari berapa banyaknya pekerjaan yang dilakukan seorang ibu. Sama kaitannya dengan seseorang yang memiliki pekerjaan formal.
Para peneliti menemukan bahwa, seorang ibu bekerja rata-rata 98 jam seminggu, yang berarti sekitar 14 jam sehari.
Walaupun menghadapi rutinitas yang padat, kebutuhan ibu untuk istirahat memang terpendam.
Dalam sebuah pernyataan seorang profesor psikologi mengatakan para ibu membutuhkan setidaknya dua hari untuk memiliki waktu untuk diri mereka sendiri.
Menurutnya, istirahat yang dibutuhkan oleh seorang ibu tersebut dapat membantu untuk lebih menyeimbangkan hubungan keluarga.
Baca Juga: Daftar Lengkap Pemenang Emmy Awards 2022; Serial The White Lotus Borong Lima Nominasi Penghargaan
Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan di Wisconsin Medical Journal menemukan bahwa wanita yang berlibur setidaknya dua kali setahun cenderung tidak tegang, depresi, atau lelah.
Dan bagaimana pendapat Anda bahwa seorang ibu harus berlibur?
Istirahat dan menjadi ibu tampak seperti dua kata yang tidak bisa hidup berdampingan dalam satu kalimat.
Namun, seorang digital influencer dari blog “A Mother Far From Home” memberikan beberapa tips bagi para ibu untuk mendapatkan jangka waktu untuk merasakan rehat sejenaknya.
Periksalah beberapa hal berikut, guna membantu seorang Ibu untuk istirahat dari kegiatan mereka.
Mencoba mengatur ulang masa periode.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Update Terbaru SPMB Sulsel: Zonasi 2 Dibuka 17 Juni, Intip Syarat dan Kuota Barunya di Sini
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
LIVE REPORT: BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Sampaikan 6 Tuntutan, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel
-
Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak
-
5 Serum Tranexamic Acid untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat
-
Para Pemain dan Kru My Royal Nemesis Rencanakan Liburan usai Drama Sukses