SuaraBandungBarat.id - Piplres 2024 sudah di depan mata. Para poilitisi berikut dengan parpolnya kini tengah menata diri dan mematut strategi guna memenangkan kontestasi pada tahun politik 2024 nanti.
Nama-nama besar para tokoh bangsa mulai bermunculan di ruang publik. Ada wajah baru ada pula wajah lama yang masih terus bersemangat untuk maju di Pilpres nanti. Satu diantara nama calon presiden yang sering muncul di media masa dan sosial media adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Diketahui bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memberikan sinyal akan maju sebagai calon presiden (Capres) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Hal ini dinyatakan sendiri oleh Anies saat bertandang ke Singapura di mana ia menyebutkan mau jadi Capres jika ada partai yang mengusungnya.
Terkait dengan pernyataan Anies, berbagai pihak mulai bereaksi salah satunya Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi.
"Kalau kita bicara mengenai Anies, saya selalu mengatakan coba sebutkan apa sih yang membuat kalian senang dengan Anies?" kata Teddy saat berbincang di Dua Sisi Tv One.
"Apa sih yang sudah dia lakuan sesuai janjinya dia, itu enggak ada satupun yang bisa menjawabnya," tambahnya.
Menjawab pernyataan Teddy, Relawan Abdi Rakyat, Galih Aji Prasongko menyebutkan bahwa Anies Baswedan sosok yang memberikan keadilan sosial.
"Terkait dengan kelebihannya dari awal kami mendukung Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI, yang pertama adalah Indonesia menghadapi krisis keadilan sosial," ungkap Galih.
Baca Juga: Disebut Tidak Profesional, Ipda Arsyad Dijatuhi Sanksi Demosi Tiga Tahun
"Kita bicara pemerataan pembangunan, Indonesia harus maju dalam sekrtor apapun tapi kta lupa ada problem keadilan sosial," tuturnya.
Galih menyebutkan bahwa Anies memimpin dengan keadilan sosial. Sebagai contoh, dia menyebutkan pembangunan trotoar untuk para pejalan kaki.
"Kita lihat lalu lintas hari ini, apa yang dilakukan Anis saat ini adalah sudah memberikan kesempatan kepada pejalan kaki, dengan membuat trotoar dan menjadi aman untuk pejalan kaki," kata Galih.
"Kemudian ada jalur sepeda," tambahnya.
Apa yang diutarakan Galih nyatanya tak membuat Teddy berpuas, dia menyebutkan bahwa sekelas relawan Anies saja tak bisa menjawab pertanyaannya yang membuat masyarakat hanya diberi mimpi kosong.
"Sekelas relawan saja enggak bisa jawab, orang-orang di bawah diberikan mimpi kosong, diberikan informasi-informasi sesat dalam tanda kutip," ujar Teddy.
Berita Terkait
-
Anies: Hampir 100 Persen Warga Jakarta Tinggal Dekat Taman
-
Ditanya Apa Jasa Anies Baswedan, Jawaban Relawan Malah Dinyinyiri Waketum Partai Ini: Diberi Mimpi Kosong dan "Sesat"
-
Pesan Penting Anies Baswedan kepada Penerus Gubernur DKI Jakarta, Berharap Ada Kebaruan
-
Anies Targetkan Pengguna Angkutan Umum di Jakarta Pada 2030 Capai Empat Juta Orang
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas