SuaraBandungBarat.id - Heboh, beredar video di media sosial yang mengklaim Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia. Lukas sendiri saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK atas dugaan tindak pidana korupsi.
Kini muncul isu Lukas Enembe meninggal dunia dari salahsatu tayangan video tersebut yang beredar di aplikasi Facebook dengan akun S t a r s.
Video yang diunggah di media sosial Facebook oleh akun bernama S t a r s pada 7 Oktober 2022 lalu, sontak menyita perhatian banyak netizen.
Diketahui, dalam video yang diunggah, pengunggah video menuliskan narasi sebagai berikut.
"Innalillahi wainnailahi rojiun, Lukas Enembe tak tertolong."
Lantas, pada bagian thumbnail video, dapat dilihat potret pria berjenggot yang diklaim sebagai sosok gubernur yang sedang terjerat kasus dugaan korupsi.
Nampak jelas, sosok pria yang diklaim sebagai Lukas Enembe terlihat sedang terbaring lemah di rumah sakit dengan beberapa alat kesehatan yang terpasang di badannya.
Diketahui, hingga saat ini, video unggahan tersebut telah mendapatkan ribuan suka dan ratusan komentar dari publik.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Relawan Anies Dukung Pernyataan Puan, Semua Aparat Negara Tak Boleh Berpolitik
Penjelasan konten video
Berikutnya, berdasarkan penelusuran, video berdurasi empat puluh detik yang mengklaim bahwa Lukas Enembe meninggal dunia adalah hoaks. Narasi yang ada di dalam video juga berbeda dengan judul video yang diunggah.
Dilansir dari kumparan.com, dokter pribadi yang menangani Lukas Enembe, Anthon Mote telah membantah kabar kematian dari Gubernur Papua tersebut.
Anthon menjelaskan bahwa Lukas Enembe saat ini masih terbaring sakit. Hingga kini, dokter masih melakukan observasi ketat dengan melakukan koordinasi dengan dokter di Singapura untuk mengecek kesehatan dari Lukas Enembe.
Kesimpulan dari tayangan video
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim Lukas Enembe meninggal dunia adalah klaim yang salah. Unggahan tersebut termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Beredar Kabar Lukas Enembe Meninggal Dunia, Benarkah?
-
Warga Jakarta Andreas Jonson Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Merbabu, Ini Penyebabnya
-
Detik-detik Kecelakaan di Bintara Bekasi Akibat Jalan Licin: Korban Hampir Terlindas Truk Pertamina
-
Tak Hanya di Malang, Tragedi di Dunia Sepak Bola juga Dialami oleh Deretan Negara ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius