/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 10:11 WIB
Irjen Pol Toni Hermanto

SuaraBandungBarat - Irjen Teddy Minahasa gagal menjadi Kapolda Jatim, usai namanya terseret dalam kasus jual beli barang bukti narkoba. 

Sah ditetapkan sebagai tersangka, Irjen Teddy Minahasa dimutasi ke bagian Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri untuk penyidikan lebih lanjut. 

Penangkapan Irjen Teddy Minahasa dilakukan oleh Propam Mabes Polri atas kasus narkoba jenis sabu. 

Awal mula kasus tersebut berawal dari ditangkapnya pelaku penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat. 

Atas kasus tersebut Teddy Minahasa diurungkan sebagai Kapolda Jawa Timur. 

Kabar terbaru dari suara.com, Kapolri segera mengeluarkan telegram baru (TR) setelah mantan Kapolda Sumsel ditangkap Propam. 

Telegram baru itu berisi pembatalan Teddy sebagai Kapolda Jatim dan digantikan oleh Irjen Pol Toni Hermanto

Diketahui sebelum menjadi Kapolda Jatim, Teddy menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan dan belum lama sebelum kasus jual beli narkoba ini mencuat, dirinya didapuk sebagai kapolda Jatim menggantikan Irjen Nico Arfinto. 

Jelang serah terima jabatan, kasus keterlibatan Teddy terkait dengan jual beli sabu terkuak, hingga akhirnya Kapolri mengurungkan jenderal bintang dua itu sebagai Kapolda Jatim. 

Baca Juga: Begini Hukum Nafkah Suami yang Berada di Posisi Sandwich Generation Menurut Buya Yahya

Irjen Pol Toni Hermanto saat ini menggantikan Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jatim. Intip profil Kapolda Jatim baru dan ketahui karir empat  tahun terakhirnya di bawah ini. 

Irjen Pol Toni Hermanto adalah seorang polisi kelahiran 5 Oktober 1965. Ia menyelesaikan Akpol pada tahun 1988 dan berpengalaman dalam bidang reserse. Adapun jabatan terakhirnya adalah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. 

Karir Irjen Pol Toni Hermanto empat tahun terakhir 

09—11—2018: Wakapolda Jatim
27—09—2019: Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri
06—12—2019: Kapolda Sumbar[3]
25—08—2021: Kapolda Sumsel
14—10—2022: Kapolda Jatim

Load More