/
Minggu, 16 Oktober 2022 | 14:45 WIB
Ketua Organizing Committee NU Women, Yenny Wahid dalam Konferensi pers, di jakarta. Minggu (16/10/2022) (ANTARA/HO-NU Women)

SuaraBandungBarat.id- Para korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak sedikit yang memilih untuk kembali pada pasangannya dengan berbagai alasan

Hal tersebut diungkapkan, Ketua Organizing Comittee (OC) NU Women, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, di Jakarta, Minggu (16/10/2022).

Ia mengatakan, setidaknya 50 persen korban KDRT memilih kembali ke pasangannya karena beberapa faktor mulai dari ketergantungan secara finansial, ketergantungan secara emosi, ketakutan kalau harus memulai hidup sendiri dan lainnya.

Oleh karena itu, ia tidak heran dengan keputusan penyanyi Lesti Kejora yang memilih kembali ke pelukan suaminya Rizky Billar usai mendapatkan perlakuan kasar.

“Apalagi kalau punya anak. Nah, pasti ada perasaan ini bapaknya anakku, yang paling penting adalah korban KDRT harus diberikan pendampingan itu tadi. Memberikan ruang bagi mereka untuk bisa berpikir jernih dan dibimbing supaya tidak takut menghadapi risiko-risiko ke depan,” katanya.

Ia menegaskan, korban KDRT harus mempunyai inisiatif untuk memutus mata rantai kekerasan yang dialaminya. Oleh karena itu, hal tersebut harus dimulai dari diri sendiri karena kekerasan tidak dapat ditoleransi.

“Korban KDRT perlu mendapatkan konseling pendampingan, tapi syaratnya dia sendiri mau didampingi, terutama keluarganya harus bisa mengarahkan agar korban mau didampingi,” katanya.

Ia menyebut, NU Women saat ini telah bekerja sama dengan Kementerian PPPA untuk menyelenggarakan program pendampingan bagi korban KDRT di pondok pesantren. 

“Kami akan melatih, terutama para istri kiai di pesantren, aktivis pesantren agar dapat memberikan pendampingan bagi korban KDRT. Sehingga, lingkaran KDRT di keluarga tidak terus berputar. Jika tidak, lingkaran setan yang terus berputar ini tidak akan selesai dan akan terus terjadi KDRT,” katanya.

Baca Juga: Viral! Video Dr. Lita Gading Geram Terhadap Lesti Kejora: Kasus Tragedi Kanjuruhan dan Sambo Terkubur karena Kalian

Ia mengimbau, para perempuan untuk tidak terjebak dalam lingkaran KDRT karena hal tersebut berdampak pada pertumbuhan anak..

“Jadi, para ibu yang menjadi korban KDRT, pikirkan kualitas untuk anaknya, nanti jangan mau berada di lingkungan yang isinya KDRT,” katanya. (*)

Sumber: ANTARA berjudul Yenny Wahid sebut korban KDRT perlu pendampingan

Load More