SuaraBandungBarat.id – Bibi dari Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabat, yakni Sanggah Paruliah, mendatangi persidangan pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022) untuk memberikan keterangan. Pasca pemakaman Brigadir J pada 11 Juli 2022, Sanggah Parulian mengaku mendapatkan telepon dari sosok misterius.
Seseorang di telepon tersebut menjelaskan agar bibi dari Brigadir J yang lainnya, yakni Rohani Simanjuntak tidak berbicara apa pun kepada media mengenai peristiwa kematian Brigadir J. Hal tersebut ia sampaikan saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Almarhum sudah dimakamkan, kami keluarga pulang ke rumah. Saya di rumah dapat telepon dari orang lain yang tidak bisa saya buka nomornya," ujar Sanggah Parulian kepada Majelis Hakim.
Sanggah Parulian juga menyebutkan bahwa sosok misterius tersebut mendesak dirinya agar bibi dari Brigadir J yang lainnya yakni Rohani Simanjuntak tidak menuturkan hal apa pun kepada media.
"Tolong Bu Rohani jangan berbicara ke media. Bapak siapa? Tak perlu ibu tahu siapa saya," ujar Parulian, saat menceritakan kembali saat sosok tersebut meneleponnya.
"Saya cek nomornya tidak bisa. Kemudian saya matikan," lanjutnya.
Tak lama kemudian, nomor tersebut kembali menelepon. Bahkan saat itu sosok misterius tersebut seperti menggunakan nada ancaman kepadanya.
"Pastikan ya bu demi keamanan keluarga. Saya matikan lagi, ditelepon lagi. Pastikan Rohani tidak berbicara ke media. Saya bilang, hubungi saja Rohani, saya tidak kenal dengan Rohani," ungkapnya.
Hingga saat ini, Parulian mengaku tidak mengetahui siapa sosok misterius yang meneleponnya tersebut. Ketika ditanya mengenai nomor sosok misterius tersebut, bibi dari Yosua Hutabat tersebut mengaku lupa.
Baca Juga: 4 Kriteria Calon Menantu Idaman Geni Faruk, Fuji Termasuk?
Mengenai pembunuhan berencana kepada Yosua ini, Bharada E didakwa atas pembunuhan berencana yang dilakukan terhadap Yosua pada 8 Juli 2022, di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. (*)
Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul “Bibi Brigadir J Ditelepon Sosok Misterius Pasca Pemakaman Yosua, Diminta Tak Bicara ke Media Demi Keamanan Keluarga”
Berita Terkait
-
Hancurnya Hati Ibu Brigadir J, Minta Anaknya Hormati Ferdy Sambo sebagai Wali Orang Tua Tapi Balasannya Kehilangan Nyawa
-
Bukannya Marah, Orang Tua Brigadir J Sambut Bharada E yang Berlutut Sungkem di Depannya
-
Klue Srikandi Hukum Albertina Ho? Mentahkan "Jualan" Pelecehan Seksual Ala Sambo Cs
-
Ibu Brigadir J Menangis Histeris di Persidangan, Ingatkan Bharada E Berkata Jujur
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU