SuaraBandungBarat.id – Nikita Mirzani dilarikan ke rumah sakit terkait masalah kesehatan di punggungnya.
Diketahui ia dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Banten karena masalah syaraf punggung yang memang biasanya kerap ia dapatkan.
Meskipun begitu, masih saja ada banyak pihak yang berspekulasi negatif terhadap Nikita Mirzani. Banyak yang menyebutkan bahwa Nikita hanya berpura – pura sakit saja.
Mendengar hal tersebut, Fitri Salhuteru yang merupakan sahabat dari Nikita Mirzani ikut buka suara dan menanggapi hal tersebut.
Ia juga meminta agar netizen tidak suudzon kepada Nikita Mirzani yang saat itu sedang terkena musibah.
“Dan jangan pula kalian suudzon mengatakan Nikita pura – pura sakit, coba kalian tanya dateng ke sini ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Fitri Salhuteru, dikutip dari Insta Story Fitri Salhuteru @fitri_salhuteru pada Minggu (6/11/2022).
“Saya ada di sini, nanti tak temuin sama dokternya,” tambahnya.
Fitri Salhuteru kemudian menyatakan bahwa Nikita memang benar sedang sakit. Mengenai penangguhan penahanan hingga kini masih belum diketahui mengapa penahanannya tidak ditangguhkan.
“Yang pasti kalo dibilang Nikita sakit ya memang sakit,” ujar Fitri Salhuteru
Baca Juga: Fuji Bagikan Momen Haru Pengajian 1 Tahun Meninggalnya Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah
“Yang pasti juga kalo kalian bertanya kenapa tidak ditangguhkan penahanannya, saya juga tidak tau,” sambungnya.
Fitri Salhuteru menduga bahwa kemungkinan Nikita membahayakan untuk kasusnya serta untuk negara ini.
Ia juga meminta kepada para netizen untuk bertanya langsung kepada pihak berwajib, karena dirinya juga tidak tahu.
“Mungkin karena Nikita begitu membahayakan buat kasusnya dan buat negara ini, coba lah kalian bertanya kepada pihak berwajib, jangan bertanya ke saya netizen,”
Nikita Mirzani saat ini diketahui dalam keadaan baik, hanya saja saat ini ia sedang mengalami masalah pada syaraf di punggungnya.
Sahabatnya tersebut juga telah mengklaim bahwa penyakit tersebut memang kerap muncul di diri Nikita.
Berita Terkait
-
Fitri Salhuteru Bela Habis-Habisan Nikita Mirzani Sakit di Rutan: Jangan Kalian Suudzon!
-
Lolly Anak Nikita Mirzani Bantah Tembak Sean Duluan, Video Klarifikasi Banjir Nyinyiran
-
Permainan Belakang Reno Barack Bikin Syahrini Menyerah, Nikita Mirzani Bongkar Kelakuan Mantan Luna Maya: Udah Lama Mereka Main
-
Heboh! Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kondisi Terkininya
-
Anak Nikita Mirzani Dituduh Nembak Sean Duluan, Loly: Aku Cuma Bilang I Like You
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi
-
Sambut HUT ke-70, Danamon Hadirkan Promo Menarik di Merchant Pilihan Bali
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Bandung Bisa Nikmati Promo di Batagor Kingsley Hingga Arasso
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Review Jujur Pompa Air Shimizu PS 135 E untuk Rumah Tangga, Tekanan Air Kencang Suara Halus
-
Ulasan Novel Confessions: Dendam Seorang Guru yang Berubah Menjadi Teror
-
Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah