SuaraBandungBarat.id - Terungkap alasan Aldi Taher kerap bertindak di luar logika saat tampil di panggung hiburan tanah air.
Tak disangka ternyata selama ini Aldi Taher menyembunyikan alasannya kerap bertingkah konyol dan membuat sebagian netizen kesal hingga kerap membullynya.
Hingga terungkapnya alasan tersebut membuat Aldi Taher yang dulu kerap dibully, kini mendapatkan simpati dari warganet.
Dalam sebuah tayangan YouTube, Aldi Taher mengungkapkan alasan tingkah lakunya yang dinilai kerap bertindak di luar logika.
Pada Kiky Saputri dan Marshel Widianto, Aldi Taher menceritakan alasannya kerap bertingkah seperti itu.
Disebutkan oleh Aldi Taher, alasan dirinya kerap bertingkah seperti itu adalah untuk menjaga imun agar daya tahan tubuhnya tidak drop.
Sebagai pejuang kanker, Aldi Taher menyebut jika ia harus bisa menahan emosi dan tidak menangis untuk mempertahankan daya tahan tubuhnya.
Bahkan ia sempat menolak tawaran seorang produser TV untuk menangis dan menceritakan penyakitnya demi rating.
"Bang ayo dong lo sedih dong bla bla bla, gue pernah diundang TV, TV suruh ngomong tentang kanker gue dan harus nangis demi rating," terang Aldi Taher.
Baca Juga: Pejuang Kanker, Aldi Taher Enggan Menangis karena Tidak Mau Hal Ini Terjadi: Kalau Gue Nangis...
"Terus gue giniin produsernya, gue ini kan pasien kanker, kalau gue nangis imun tubuh gue drop dan akhirnya nanti kanker gue muncul lagi, nauzubillah," imbuhnya.
Lebih lanjut menurut mantan suami Dewi Perssik ini, akan lebih baik jika ia hanya menangis saat dirinya sedang beribadah saja.
"Mangkanya gue cukup gue nangis gie saat tahajud aja udah, gue enggak mau ya karena topeng karena dirating," ungkapnya.
Ia juga enggan menjual kesedihan dan membuat orang lain yang memiliki penyakit serupa dengannya menangis karena cerita sedihnya.
"Dan lagi pula kalau gue nangis di luar sana yang nonton yang punya penyakit kanker malah dia jadi sedih juga, itulah alasannya," beber mantan suami Dewi Perssik ini.
Atas curhatannya tersebut, banyak warganet yang mengaku menyesal sempat merasa tidak suka dan bahkan pernah membully Aldi Taher.
Berita Terkait
-
Pejuang Kanker, Aldi Taher Enggan Menangis karena Tidak Mau Hal Ini Terjadi: Kalau Gue Nangis...
-
Blak-blakan! Ungkap Orang Tuanya Juga Kena Hujatan dari Masalah Roasting Leslar, Kiky Saputri : Ayah Tahu,Tapi...
-
Dihujat Akibat Roasting Leslar, Ini Cara Unik dan Elegan Hadapi Haters Ala Kiky Saputri : Ternyata...
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera
-
4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh
-
Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Minta Eks Jampidsus Segera Dibebaskan
-
ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Bekas Jerawat PIH sesuai Review, Noda Hitam Lambat Laun Pudar
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal