SuaraBandungBarat.id - Dewi Persik kembali meradang dan laporkan lagi beberapa akun yang telah menghina dirinya mandul.
Beberapa waktu lalu sempat viral video ibu - ibu yang menangis karena ditangkap oleh Polisi. Diketahui perempuan inisial W itu sebelumnya menghina Dewi Persik dengan menyebut DP itu sebagai wanita murahan.
Inisial W itu sempat menangis dan meminta Dewi Persik untuk cabut laporannya, akan tetapi penyanyi asal Jember itu tetap lanjutkan proses hukum yang sudah berjalan.
Usai penangkapan video ibu - ibu yang menghina DP itu viral di media sosial, beberapa akun medsos masih ramai terus senggol mantan istri Saipul Jamil itu.
Salah satu akun TikTok yang paling getol sindir Dewi Persik adalah @momu111. Beberapa video ibu - ibu berhijab itu juga pernah viral sebelumnya.
Usai saling berbalas video dengan DP, ternyata wanita tersebut tidak takut dan terus meladeni balasan video Dewi.
Merasa geram akhirnya penyanyi yang terkenal dengan goyang gergajinya itu membuat laporan ke Polres Depok.
Menurut Dewi Persik tindakan beberapa akun yang telah menghina dirinya secara terus - terusan itu telah berdampak pada pekerjaan DP, yang mana ada beberapa kontrak kerja yang dibatalkan.
Sehingga penyanyi yang sudah menikah tiga kali itu merasa dirugikan secara materil.
Baca Juga: 6 Fakta Menarik Piala Dunia Qatar 2022, Siapkan Stadion Ber-AC
"Ada beberapa kontrak kerja yang dibatalkan sehingga mengganggu perekonomiannya," ujar salah satu penyidik kepolisian Polres Depok dikutip dari akun instagram @lambe_danu_official99, Sabtu 19 November 2022.
Dalam video yang diunggah kembali oleh akun - akun gosip Instagram tersebut memperlihatkan Dewi Persik tak lagi main - main soal ancamannya untuk laporkan akun - akun baru yang sudah menghina dirinya.
Pasalnya laporan sudah dibuat dan akan segera diproses. Penyidik kepolisian pun membenarkan akan hal itu, dan akan dilakukan proses yang lebih lanjut.
"Kak DP datang ke Polres Depok untuk konsultasi terkait masalah yang cukup mengganggu ya, kita sudah koordinasi juga, kemudian kita sepakat untuk pembuatan adanya laporan polisi, untuk menindak lanjuti apa yang sudah dilakukan oleh akun - akun tersebut”, ujar salah satu penyidik kepolisian Polres Depok
"Sudah ada beberapa akun dan video - video yang dikirimkan ke kami, selaku penyidik untuk kita lidik lagi lebih dalam lagi,” tambahnya.
Melihat cuplikan video ibu - ibu yang viral di medsos itu, ada dua akun yang menyebut DP mandul. Kurang lebih seperti ini ungkapannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Polisi Amankan 321 WNA dari Penggerebekan Markas Judol di Hayam Wuruk Jakbar
-
5 Lipstik Waterproof Terbaik, Anti Menor dan Tahan Lama untuk Kondangan
-
OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional
-
Pamer ASI Kuning Pekat, Steffi Zamora Ungkap Rahasia Pola Makan Ibu Menyusui
-
Tanah Bangsawan: Rahasia Kelam di Balik Identitas Ganda Seorang Pemuda Eropa
-
Era Baru Dimulai, Anime The Ghost in the Shell Resmi Umumkan Tayang 7 Juli
-
Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki
-
Musamus, Arsitektur Alam Papua yang Terancam Ekspansi Proyek Besar