- Anggota IV BPK Haerul Saleh meninggal dunia akibat insiden kebakaran di kediamannya, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
- Petugas mengerahkan 48 personel pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang diduga berasal dari cairan tiner sisa renovasi rumah.
- Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam melalui tim Inafis dan Puslabfor terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.
Suara.com - Polisi mengungkap penyebab meninggalnya Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh. Ia tewas akibat kebakaran yang melanda kediamannya di Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
“Benar, penyebab korban meninggal dunia karena kebakaran dan bukan karena sebab lain,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Wibowo, saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Joko mengatakan hingga saat ini pihak Inafis dan Puslabfor Mabes Polri masih melakukan penyelidikan terhadap barang-barang yang diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran.
“Barang bukti berupa cairan. Tentunya kita masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor,” jelasnya.
Saat kejadian, lanjut Joko, ada seseorang yang sedang bersama Haerul Saleh. Saat itu, keduanya sedang bersih-bersih karena lantai yang terbakar sedang direnovasi.
“Mereka sedang beraktivitas bareng-bareng, jadi lagi bersih-bersih, lagi renovasi atau apa. Lagi berkegiatan mereka bareng-bareng sama bapak itu,” ungkapnya.
Sebelumnya, Haerul Saleh dikabarkan meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terjadi di kediamannya di Jakarta Selatan.
Kapolsek Jagakarsa, Nurma Dewi, membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya Haerul Saleh, orang BPK,” kata Nurma saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).
Baca Juga: Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
Sementara itu, Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 07.53 WIB.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan 48 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
“Berdasarkan informasi dari RT setempat melihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar, diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah,” kata Asril dalam keterangannya, Jumat.
Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran. Namun nahas, terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Korban meninggal dunia atas nama Haerul Soleh (49) sudah diatasi oleh petugas dan dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat