/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:57 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ditemui pada kegiatan Hari antikorupsi sedunia, di Jaksel, Jumat (9/12/2022) (Suara.com)

SuaraBandungBarat.id- Pasca insiden bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Kota Bandung pada Rabu (7/12) lalu, pengamanan diperketat pihak kepolisian.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan, peningkatan keamanan tersebut dilakukan terlebih jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (nataru).

"Tentu terus disiagakan oleh kepolisian, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru," katanya saat menghadiri peringatan Hakordia di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022).

Ia meminta, masyarakat untuk tetap tenang karena kepolisian juga juga sudah siap melakukan pengamanan maksimal.

"Tapi masyarakat harus tetap tenang, insyaallah polisi sudah lebih siap menghadapi akhir tahun," ujarnya.

Untuk diketahui, Pada Rabu (7/12) lalu, seorang mantan narapidana terorisme bernama Agus Sujatno alias Agus Muslim meledakan diri menggunakan bom di Polsek Astanaanyar Bandung.

Akibat peristiwa itu sekitar 11 orang menjadi korban. Satu di antaranya merupakan anggota polisi meninggal dunia. 

Sementara itu, 10 korban lainnya mengalami luka-luka akibat serpihan material ledakan bom dan menjalani perawatan di rumah sakit. (*)

Sumber: Suara.com berjudul Pasca Ledakan Bom Astanaanyar, Ridwan Kamil Pastikan Pengamanan Diperketat Jelang Natal dan Tahun Baru

Baca Juga: Gubernur Riau Tetapkan UMK Pekanbaru 2023 Sebesar Rp3.319.023

Load More