SuaraBandungBarat.id - Kehidupan rumah tangga Syahrini dengan Reino Barrack memang sedang gencar-gencarnya diisukan bercerai.
Prahara rumah tangga Syahrini, dengan Reino Barrack yang dikabarkan cerai ini mulai terendus karena ada sosok yang mengaku orang terdekat mereka.
Orang terdekat ini baru-baru ini, mengaku bahwa kondisi rumah tangga Syahrini dan Reino Barrack sedang tidak baik baik saja.
Sosok yang tidak diketahui namanya ini, mengaku sebagai staf dari mertua Syahrini yaitu ibunya Reino Barrack.
Dikatakan oleh orang ini bahwa Syahrini memang sudah tidak diajak lagi ke acara acara keluarga besar Reino Barrack.
“Sekarang ini di tiap acara sudah nggak di aja tapi memang memaksa untuk ikut karena tiba tiba sudah siap koper dan paper bag kalo ada acara acara besar itu,” itulah bunyi chat orang yang mengaku staff ibu Reino Barack, dilansir dari akun Instagram @conglie_willneverdie.
Tak hanya itu, bahkan orang ini menyebutkan bahwa Syahrini terlalu tidak sopan kepada ibunya Reino Barrack.
Sebab dalam satu kesempatan Syahrini malah berani mandi di kamar mandi ibunya Reino Barrack.
“Katanya pernah mandi di kamar mandinya ibu Masako, padahal disuruhnya buat nyapin air sama ngepel kamar mandi aja,” lanjutnya.
Kemudian tak hanya itu, isu perceraian Syahrini dengan Reino Barrack semakin menguat karena dinilai pria berdarah Jepang itu sudah tidak memperhatikan Syahrini lagi.
Hal itu terlihat dari gaya Syahrini yang dinilai oleh netizen mengalami penurunan, salah satunya memakai tas berlogo SYR yang sudah butut.
Selain itu juga ada salah satu postingan Syahrini yang menyinggung soal masa lalu.
Hal ini dikaitkan Netizen bahwa, memang isu tentang masa lalu Syahrini yang mulai diketahui oleh Reino Barrack dan keluarga besarnya menjadi salah satu alasan mengapa diisukan bercerai.
“Lepaskan masa lalu, bersemangat lah untuk memulai cerita baru ingat jangan korbankan masa depan kamu hanya karena memikirkan dan fokus ke masa lalu,” tulis Syahrini dalam Instagram storynya.
Namun meskipun isu perceraian Syahrini dan Reino Barrack semakin gencar, keduanya seperti tidak peduli.
Berita Terkait
-
Geger Lagi! Foto Lawas Syahrini Bersama Kim Hawt Kembali Viral
-
Ibu Reino Barack Mulai Jengah, Syahrini Tak Diajak Kumpul Keluarga Lagi?
-
Reino Barack Akui Sering Pergoki Syahrini di Pojokan Kamar
-
Syahrini Unggah Video Ceramah UAS: Jangan Bersedih ketika Kau Dibunuh Karaktermu! Tanggapi Banyaknya Rumor Miring?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Promo JSM Alfamart 8-10 Mei 2026: Diskon Deterjen, Skincare, hingga Popok Mulai Rp6 Ribuan
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi