SuaraBandungBarat.id- Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Bandung Barat ditargetkan rampung tahun 2023 mendatang.Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat dihubungi, Kamis (15/12/202).
Ia mengatakan, saat ini pihaknya terus berbenah agar pelayanan yang diterima masyarakat optimal. Dengan begitu, kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan dapat meningkat.
"Insyaallah Mall Pelayanan Publik Pemkab Bandung Barat pembangunannya terus dimaksimalkan agar segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, keberadaan Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Bandung Barat tentunya bakal mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.
"Kemudahan, kecepatan, keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian kita di mall pelayanan publik tersebut," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, terkait fasilitas yang tersedia tentunya harus nyaman dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat tanpa terkecuali.
"Fasilitas yang tersedia sangat nyaman dan ramah bagi penyandang disabilitas, bagi anak-anak disediakan tempat bermain bahkan ada ruangan khusus bagi ibu yang menyusui," katanya.
Dengan terus ditingkatkannya kualitas pelayanan publik ini, kata Hengky, masyarakat di Kabupaten Bandung Barat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Bandung Barat.
"Semakin maksimalnya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tentu kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan pemerintah semakin meningkat dan masyarakat Bandung Barat pun bahagia," katanya. (*)
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 15 Desember: Positif 573, Sembuh 1.367 dan Meninggal 2 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya