SuaraBandungBarat.id- Sebanyak 31 korban penyalahgunaan narkotika berhasil menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bandung Barat sepanjang tahun 2022.
Kepala BNNK Bandung Barat, AKBP M Julian mengatakan, para korban penyalahgunaan narkotika tersebut kini dinyatakan sudah pulih dan telah kembali ke keluarga masing-masing.
"Secara rinci para korban penyalahgunaan narkotika tersebut kebanyakan berusia di atas 18 tahun, yakni sebanyak 21 orang," katanya.
Ia menambahkan, dari jumlah tersebut sebanyak sepuluh orang diantaranya masih di bawah usia 18 tahun. Sementara itu, dari total 31 orang mayoritas merupak laki-laki.
"Jadi untuk korban laki-laki ada sebanyak 26 orang. Sedangkan, untuk perempuan sebanyak 5 orang," katanya.
Ia menyebut, para korban penyalahgunaan narkotika berlatar belakang profesi yang berbeda dari mulai pelajar, pegawai swasta, wirausaha hingga buruh harian lepas.
"16 orang diketahui berprofesi sebagai pegawai swasta, 10 orang pelajar, 3 orang wiraswasta dan 2 orang sebagai buruh harian lepas," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, jenis narkotika yang digunakan oleh para korban penyalahgunaan tersebut beranekaragam dan berbagai jenis dengan durasi waktu pemakaian satu sampai empat tahun.
"Jenis narkotika yang mereka pakai pun cukup beragam, seperti obat golongan sedatif atau hipnotik yang memiliki kandungan sebanyak 25 zat, amphetamine atau methampetamin sebanyak 3 zat dan halusinogen dengan jumlah sebanyak 3 zat," tuturnya.
Ia menyebut, sejauh ini pengguna narkotika di Kabupaten Bandung Barat ini tersebar dari berbagai kecamatan yakni Kecamatan Ngamprah, Padalarang, Cisarua, Lembang, Batujajar, Cihampelas, Parongpong dan Cikalongwetan.
"Untuk jumlah pengguna terbanyak yang kita rehabilitasi itu di Kecamatan Ngamprah dan Padalarang dengan jumlah korban 7 orang. Sedangkan, untuk sisanya di bawah 5 orang," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa