SuaraBandungBarat.id - Setelah bernapas lega, Nikita merasa bersyukur karena akhirnya bisa berkumpul dengan keluarga.
Sekitar dua bulan lebih dua minggu, Nikita harus merasakan tidur di rutan dan sakit yang dialaminya.
Meski demikian, Niki mengungkapkan jika semua yang menimpanya bukanlah suatu hal yang menjadi pelajaran.
Nikita merasa jika dirinya tidak bersalah, maka dari itu tidak ada yang perlu dijadikan sebagai pelajaran.
"Gak, ini bukan pelajaran, gak ada yang dijadiin pelajaran di kasus ini," ungkap Niki yang dikutip dari tayangan Youtube KH INFOTAINMENT pada Selasa (3/1/2023).
Lebih lanjut, Niki berkata bahwa dirinya sudah ikhlas terhadap apa yang menimpanya selama ini.
Bahkan Niki menyebut pihak kejaksaan dan kepolisian yang memang selama ini menangani kasusnya.
"Jujur Niki sih sudah Ikhlas ya sama bapak-bapak dari kejaksaan terutama, bapak-bapak kepolisian Serang Kota," sambungnya.
Tidak hanya itu, menurut Niki pihak kejaksaan akan melaporkan Dito Mahendra karena sudah empat kali tidak menghadiri panggilan persidangan.
Baca Juga: Netizen Julid Tanya 'Mana Otakmu' Dijawab Santai Gibran Rakabuming, Malah Bikin Gemes!
"Katanya kejaksaan sudah presscon, katanya mau melaporkan saudara, yang katanya korban kepada pihak kepolisian karena tidak hadir selama empat kali pemanggilan," jelasnya.
Dari informasi tersebut, Niki berharap agar semuanya bisa terealisasikan dan Dito Mahendra benar-benar dilaporkan.
"Mudah-mudahan itu terealisasikan, bisa dilaporkan benar," ucapnya.
Saat ditanya apa langkah kedepannya dalam menyikapi kasusnya tersebut, Niki belum mengungkapkannya.
Niki merasa masih dalam suasana tahun baru, Jadi dirinya menunggu hingga situasi sudah mulai tenang di tahun 2023 ini.
"Nanti tunggu lah 2023 apa yang terjadi," ujarnya.
Selain itu, Niki juga mengungkapkan kerugian yang dialaminya selama tinggal di rutan yang mencapai miliaran rupiah.
"Gua dua bulan dua minggu kerugian gua gede loh, bukan satu atau dua miliar," imbuhnya.(*)
Sumber: Youtube KH INFOTAINMENT
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo