Tradisi ketiga yaitu Hajat Arwah atau syukuran ruwah yang merupakan adat tradisi warga di Kampung Parakansalam, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat.
Tradisi ini biasanya dilakukan sekitar tujuh hari sebelum Ramadan tiba.
Adapun maksud dari tradisi ini yaitu untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar para arwah nenek moyang terus mendapat pahala.
Selain itu, Hajat Arwah ini diisi dengan tawasul di Mbah Dalem Jagat Sakti dan diakhiri dengan makan tumpeng bersama.
4. Papajar
Tradisi berikutnya yaitu Papajar yang merupakan kebiasaan warga berupa makan bersama atau botram dengan menu tertentu.
Sekitar tujuh hari sebelum Ramadan, tradisi ini dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari cara sederhana hingga agak mewah dengan pergi ke suatu tempat makan tertentu.
Pepajar ini juga biasanya dilakukan oleh warga berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung Barat saat menjelang Ramadan.
5. Ngadulag
Baca Juga: Pupuk Indonesia Pertahankan Peringkat AAA dari Fitch Ratings
Tradisi berikutnya yaitu Ngadulag yang biasanya dilakukan dengan cara memukul bedug di setiap mesjid.
Ngadulag ini dilakukan sekitar dua hari menjelang Ramadan, bahkan saat bulan Ramadan juga tradisi ini terus dilakukan.
Saat membangunkan orang untuk sahur atau menyambut Hari Raya Idul Fitri, Ngadulag ini dilakukan dengan berbagai model ketukan.
Bahkan tradisi Ngadulag ini juga seringkali dijadikan sebagai adu ketangkasan dan keahlian memukul bedug dalam sebuah kompetisi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?