/
Kamis, 26 Januari 2023 | 11:16 WIB
Ilustrasi, tradisi unik warga Kabupaten Bandung Barat menjelang Ramadan. (PNW Production dari Pexels)

Tradisi ketiga yaitu Hajat Arwah atau syukuran ruwah yang merupakan adat tradisi warga di Kampung Parakansalam, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat.

Tradisi ini biasanya dilakukan sekitar tujuh hari sebelum Ramadan tiba.

Adapun maksud dari tradisi ini yaitu untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar para arwah nenek moyang terus mendapat pahala.

Selain itu, Hajat Arwah ini diisi dengan tawasul di Mbah Dalem Jagat Sakti dan diakhiri dengan makan tumpeng bersama.

4. Papajar

Tradisi berikutnya yaitu Papajar yang merupakan kebiasaan warga berupa makan bersama atau botram dengan menu tertentu.

Sekitar tujuh hari sebelum Ramadan, tradisi ini dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari cara sederhana hingga agak mewah dengan pergi ke suatu tempat makan tertentu.

Pepajar ini juga biasanya dilakukan oleh warga berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung Barat saat menjelang Ramadan.

5. Ngadulag

Baca Juga: Pupuk Indonesia Pertahankan Peringkat AAA dari Fitch Ratings

Tradisi berikutnya yaitu Ngadulag yang biasanya dilakukan dengan cara memukul bedug di setiap mesjid.

Ngadulag ini dilakukan sekitar dua hari menjelang Ramadan, bahkan saat bulan Ramadan juga tradisi ini terus dilakukan.

Saat membangunkan orang untuk sahur atau menyambut Hari Raya Idul Fitri, Ngadulag ini dilakukan dengan berbagai model ketukan.

Bahkan tradisi Ngadulag ini juga seringkali dijadikan sebagai adu ketangkasan dan keahlian memukul bedug dalam sebuah kompetisi.(*)

Load More