SuaraBandungBarat.id - Seksolog, dokter Boyke Dian Nugraha menyampaikan cara orang tua mengajarkan anak mengenai pendidikan kesehatan keluarga.
Hal tersebut, ia sampaikan ketika menghadiri wawancara di kanal Youtube milik Merry Riana.
Motivator, Merry Riana mengawali pertanyaan kepada dr. Boyke mengenai seks itu sebuah hal yang tabu atau tidak.
Dokter Boyke menjawab bahwa semua itu tergantung dari lingkungan keluarga, bagaimana mereka mengkomunikasikannya kepada anak.
“Kalau kita ngomongin seks dengan tujuan yang baik. Memang hal-hal kaya gini tergantung dari lingkungan keluarganya. Kalau lingkungan keluarganya segala hal dosa, itu mungkin tidak terjadi komunikasi. Sementara kita, selalu dimasukin informasi-informasi dari youtube, googling, mengenai hal apapun tentang seks,” kata dr.Boyke, yang dikutip oleh SuaraBandungBarat.id dari kanal Youtube Merry Riana, Senin (13/2/2023).
Menurut dr.Boyke, kita sebagai orang tua harus mengimunisasi anak dengan memberikan mereka kekebalan supaya tidak mudah terjerumus.
Hal ini dikarenakan sifatnya pengetahuan, imunisasinya bentuk pengetahuan juga yaitu pendidikan kesehatan reproduksi.
Kemudian, dr.Boyke menjelaskan bahwa untuk memberi anak pengetahuan mengenai reproduksi yaitu sejak anak mulai bertanya dan sebagai orang tua harus menjawab pertanyaan anak dengan tidak boleh berbohong.
Terlebih lagi, perkembangan teknologi yang semakin maju membuat anak sering melihat sinetron atau gambar yang kadang dapat memicu rangsangan anak sehingga mereka lebih cepat mengalami pubertas.
“Jadi, anak-anak SD kelas 5 baik perempuan maupun laki-laki harus diberitahu mengenai mimpi basah dan menstruasi pertama,” ujar dr. Boyke.
Baginya, pendidikan seks terbaik diberikan oleh orang tua, bukan dari dokter, guru agama, guru BP, maupun walikelas.
Lebih lanjut, dr. Boyke mengungkapkan bahwa kita sebagai orang tua perlu memperhatikan ciri-ciri anak yang sudah memasuki masa pubertas.
“Kita sebagai ortu harus musti melihat kalau anak perempuannya sudah mulai malu, minta dibelikan miniset, sudah mulai kita lihat tumbuh di bagian dadanya. Kemudian, anak laki-laki memiliki suara yang sudah mulai pecah. Hal itu, sudah mulai hati-hati dikarenakan sudah memasuki usia pubertas,” pungkas dr. Boyke.
Tak hanya itu, ia mengatakan bahwa tidak ada pendidikan yang terlalu jauh, yang ada mereka bisa menangkapnya asal kita tulus dan jujur kepada mereka, pasti akan lebih siap. (*)
Sumber: Youtube Merry Riana
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026
-
Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video
-
Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar
-
Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
-
Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda
-
Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia
-
Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG
-
7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat