/
Kamis, 16 Februari 2023 | 14:28 WIB
Ilustrasi Gaya Berhubungan Intim Pasangan Suami Istri ((freepik/jcomp))

SuaraBandungBarat.id - Berhubungan Intim merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan oleh pasangan sah, dalam Islam hubungan intim juga di atur mengenai posisi atau gaya yang digunakan. Berikut ini rekomendasi gaya dalam kitab Fathul Izar yang bisa membuat pasangan suami istri mendapat momongan cepat.

Dalam kitab Fathul Izar dijelaskan bahwa ketika suami sesudah berhubungan seksual dan keluar air maninya, dianjurkan untuk tidak mencabut kemaluannya terlebih dahulu dari Miss V milik istrinya.

" Maka sesungguhnya hal itu termasuk sesuatu yang bisa membantu kehamilan, jadi posisi tersebut termasuk gaya yang bisa menyebabkan hamil. Kemudian sesudah suami mengeluarkan sperma, maka jangan tergesa-gesa untuk mencabut alat vitalnya dalam beberapa saat ditunggu dulu, " jelas narator dalam video Youtube Maktabah Alhuda. Kamis, (16/02/2023)
 
Gaya berhubunga intim yang paling nikmat serta dicintai oleh pasangan suami istri ketika berhubungan badan adalah ketika istri terlentang di atas ranjang dengan kedua pinggulnya sedikit meninggi namun dengan posisi kepala yang tegak lurus, kemudian hal selanjutnya yang harus dilakukan suami adalah menaiki (di atas) badan istri  kemudian mempertemukan Mr. P dengan Miss V.

"Paling utamanya gaya posisi dalam berhubungan intim adalah istri tidur terlentang di atas punggungnya, tidur di atas kasur yang empuk dan lalu suami menaikinya sehingga suami berada diantara duduk dan tengkurap. Dan kedua pinggulnya istri meninggi, sedangkan kepala istri berada pada posisi tegak lurus pada tempat pertengahan dalam keadaan tinggi. Maka posisi tersebut itu lebih nikmat dan dicintai, "  lanjutnya

Ketika Mr. P didiamkan untuk beberapa saat setelah mengeluarkan sperma akan membantu air mani untuk masuk dan mengendap di dalam rahim istri ketika berhubungan seksual, sehingga hal tersebut memberi peluang untuk istri mengalami kehamilan lebih cepat ketika sedang melakukan hubungan seksual

" Tujuannya agar air maninya mengendap di dalam rahim istrinya, sehingga jika suami sudah mencabut alat vitalnya maka istrinya tidak kekal dalam posisi tersebut kemudian keadaan istri itu menjepit kedua paha beberapa saat. Kemudian jika istri dalam keadaan terlentang maka itu lebih utama, karena sperma laki-laki akan mengendap di rahim istri sehingga proses kehamilan bisa lebih cepat. " tukasnya (*)

Load More