SuaraBandungBarat.id - Simak berikut ini adalah kronologi lengkap Dosen Universitas Islam Indonesia (UII) hilang di Turki.
Pada tanggal 5 Februari 2023, sebuah tim dari Universitas Islam Indonesia (UII) berangkat ke University of South-Eastern Norway (USN) yang terdiri dari empat orang, termasuk Rektor UII Profesor Fathul Wahid untuk mempererat kerja sama antara kedua universitas.
Pada malam tanggal 11 Februari 2023, Profesor Fathul Wahid bertemu dengan Ahmad di Oslo, Norwegia, yang kemudian menjadi pertemuan terakhir mereka.
Setelah sepekan beraktivitas di USN sejak tanggal 5 Februari 2023, pada tanggal 12 Februari 2023, tim yang terdiri dari beberapa orang meninggalkan Norwegia melalui bandara Oslo dan terbagi ke dalam tiga penerbangan yang berbeda. Ahmad melakukan perjalanan kembali ke Indonesia melalui Istanbul, Turki, sendirian.
Pada siang hari tanggal 12 Februari 2023, Ahmad mengirimkan pesan terakhir kepada istrinya yang berbunyi "menunggu boarding" sebelum menaiki pesawat ke Istanbul.
Setelah itu, Ahmad tidak pernah lagi mengirimkan pesan atau memberikan respons melalui berbagai saluran komunikasi daring, termasuk email.
Pada tanggal 13 Februari 2023, terdeteksi aktivitas online di Turki antara pukul 03.00 hingga 08.00, namun setelah itu tidak ada aktivitas online yang dapat ditemukan.
Pada tanggal 16 Februari 2023 pukul 18.00 WIB, Ahmad seharusnya tiba di Jakarta berdasarkan informasi lisan yang diterima oleh keluarga dan pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada istrinya.
Namun, adik Ahmad yang menunggu di bandara tidak menemukan Ahmad dalam daftar penumpang.
Baca Juga: CEK FAKTA: Hakim Wahyu Dicopot oleh Jokowi karena Tak Becus Urus Ferdy Sambo, Benarkah?
UII saat ini sedang menunggu informasi dari kantor Turkish Airline di Jakarta untuk membantu mengetahui kota terakhir Ahmad singgah, dan UII juga telah berkoordinasi dengan KBRI Norwegia dan Turki. Keluarga Ahmad juga telah melaporkan kejadian ini ke polisi.
Demikianlah kronologi lengkap Dosen UII hilang di Turki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Drama Pro Bono: Tentang Keadilan yang Terasa Mahal bagi Orang Kecil
-
Link dan Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Begini Langkah Pendaftaran Online
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
Bau Menyengat Kepung Kantor Gubernur Bali: Ratusan Sopir Truk Sampah Gelar Aksi Protes
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNS 2026: Bisa Setara Harga Mobil, Ini Rinciannya!
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!