SuaraBandungBarat.id- Wanita memiliki periode waktu tertentu dalam satu siklus menstruasi di mana kemungkinan untuk hamil lebih besar, yaitu saat masa subur.
Masa subur biasanya terjadi saat terjadinya ovulasi atau pelepasan sel telur dari indung telur, yang kemudian bisa dibuahi oleh sperma.
Untuk menghitung masa subur, ada beberapa metode yang bisa digunakan, yaitu:
Metode kalender
Metode ini dilakukan dengan mencatat lama siklus menstruasi selama beberapa bulan, kemudian mencari hari tengah siklus.
Hari tengah siklus dihitung dengan cara mengurangi jumlah hari siklus terpendek dengan 18 hari.
Contohnya, jika siklus terpendek adalah 28 hari, maka hari tengah siklus adalah hari ke-10. Masa subur diperkirakan terjadi 3 hari sebelum dan setelah hari tengah siklus.
Metode suhu tubuh basal
Metode ini dilakukan dengan mengukur suhu tubuh basal (suhu tubuh pada saat istirahat) setiap pagi sebelum melakukan aktivitas apapun, bahkan sebelum bangun tidur.
Suhu tubuh basal akan meningkat saat terjadi ovulasi.
Masa subur diperkirakan terjadi saat suhu tubuh basal meningkat selama beberapa hari.
Baca Juga: Harga dan spesifikasi Poco X5 5G: Layar AMOLED Cocok untuk Main Games
Metode lendir serviks
Metode ini dilakukan dengan memerhatikan kondisi lendir serviks.
Saat mendekati masa subur, lendir serviks akan menjadi lebih banyak dan lebih encer.
Ketika masa subur sudah berakhir, lendir serviks akan menjadi kembali kental dan berkurang jumlahnya.
Namun, penting untuk diingat bahwa metode ini tidak sepenuhnya akurat dan hanya dapat memberikan perkiraan.
Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi masa subur, seperti stres, perubahan gaya hidup, dan kondisi kesehatan.
Jika ingin mendapatkan perkiraan masa subur yang lebih akurat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan lainnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Millen Cyrus Pamer KTP Perempuan, Resmi Ubah Identitas?
-
Tragedi Jalur Soekarno-Hatta Probolinggo: Dua Nyawa Melayang dalam Kabin Truk yang Ringsek
-
Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?
-
Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK
-
Jadwal Lengkap Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih, Pendaftaran Cuma 10 Hari
-
Perang Bukan Solusi: Menilik Pesan Nostra Aetate di Tengah Perseteruan AS-Iran
-
Cara Cek PIP Lewat HP: Ini Persyaratan untuk Pencairan Dana Program Indonesia Pintar
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Bupati Barru dan Sidrap Diperiksa Kasus Proyek Bibit Nanas, Kejati Sulsel Kejar Aktor Intelektual