SuaraBandungBarat.id - Apabila sepasangan suami istri memutuskan untuk bercerai dan bahkan sampai talak tiga biasanya salah satu dari pasangan tersebut akan pergi meninggalkan rumah.
Tetapi, bagaimana jadinya ketika sudah bertalak tiga tetapi masih hidup seatap dengan alasan guna kebaikan sang anak.
Sebagaimana kita ketahui, sedikit-banyaknya perceraian antara pasangan suami istri tentu akan berakibat kepada kesehatan mental dan tumbuh kembang anak.
Dalam beberapa kasus, meskipun telah bercerai masih terdapat pasangan yang hidup bersama dalam atap yang sama pula. Untuk menjawab hal tersebut Buya Yahya telah menerangkannya dalam kanal YouTube pribadinya Buya Yahya.
"Dari empat mazhab tu bukan hanya imam malik, ahmad, hanafi dan syafii tetapi juga semua pendukungnya. Sepakat dikatakan bahwa ketika sudah talak tiga, maka ya sudah tidak bisa berkumpul lagi," jelas Buya Yahya.
Ia kemudian melanjutkan, "Tidak bisa berkumpul kembali kecuali si mantan istri (yang telah ditalak tiga) menikah dengan laki-laki lain dan hidup bahagia. Jika tidak bahagia, maka setelah masa iddahnya selesai dengan suami keduanya ini, ia tidak boleh menikah lagi," lanjutnya.
"Adapun, persoalan anak yang takut menjadi broken itu dianggap sebagai kekhilafan orang tua dan sebagainya," papar pimpinan pondok pesantren Al Bahjah ini.
Ia pun lantas menyinggung bahwa seorang anak yang menjadi broken karena perceraian orang tua lebih disebabkan kepada orang yang tidak mengenal Allah.
"Kalau perceraian yang baik itu ya tidak perlu ada permusuhan dalam suami istri, dan ini dijadikan pelajaran bagi laki-laki jangan sampai gampang mengeluarkan kata cerai," pungkasnya.(*)
Baca Juga: Rekomendasi Aktifitas Ketika Musim Panas, Dijamin Ngga Akan Buat Kamu Bosen
Sumber: YouTube Buya Yahya
Kontributor: Ehsa Nagara
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Alami Masa Sulit, Rey Bong Bersyukur Temukan Sahabat Rasa Keluarga di Film Nobody Loves Kay
-
Sebut Bukan Target Utama, Media Vietnam Soroti Keputusan Nova Arianto di Piala AFF U-19 2026
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan