SuaraBandungBarat.id - Badan dunia World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa tingkat kematian akibat penyakit jantung tergolong tinggi. Untuk meminimalisir terserang penyakit jantung tersebut, tentu saja dibutuhkan pola hidup sehat seperti salah satunya rutin mengonsumsi makanan bergizi, contohnya biji-bijian.
Dilansir dari Hops.id - jaringan suara.com, biji-bijian menurut ahli gizi mengandung nutrisi yang mampu memaksimalkan energi.
Biji-bijian juga memiliki kandungan kalium serta magnesium yang berfungsi membantu menurunkan tekanan darah seseorang.
Vitamin B dalam biji-bijian diklaim pula menjadikan metabolisme tubuh berfungsi dengan baik.
Lonjakan gula darah seseorang juga dikatakan mampu diminimalisir dengan rutin mengonsumsi biji-bijian.
Karbohidrat olahan, di sisi lain, sangat rendah nutrisi dan serat yang menyebabkan gula darah naik dengan cepat.
Departemen Pertanian AS (USDA), di situs resminya, menyarankan agar kamu makan setidaknya setengah dari asupan nutrisi harianmu adalah biji-bijian.
Jika kamu memikirkan whole grain, pasti sering memikirkan nama beras merah.
Namun, belakangan ini semakin banyak jenis whole grain, jadi kamu bisa memilih sesuai selera.
Baca Juga: Dorong Karyawan Gen-Z Bangun Reputasi di Era Digital, PNM Gandeng UGM Edukasi Cakap Sosmed
Secara khusus, gandum, yang disebut rajanya biji-bijian, adalah biji-bijian yang direkomendasikan oleh banyak ahli gizi, karena biji-bijian terpilih sebagai salah satu dari 10 makanan super teratas oleh Institut Kesehatan Masyarakat Harvard di Amerika Serikat pada tahun 2019.
Pilihan lainnya untuk menghindari penyakit jantung adalah menggunakan produk gandum utuh, seperti oatmeal atau granola yang terbuat dari gandum, atau pasta gandum utuh atau roti gandum hitam.
Selain makan biji-bijian dan mengonsumsi beberapa makanan tinggi serat, jangan lupa juga untuk rutin berolahraga agar tubuh sehat bugar terhindar dari berbagai macam penyakit mematikan. (*)
Berita Terkait
-
Masker Sudah Tak Diwajibkan, Protokol Kesehatan Ini Jangan Sampai Ditinggalkan Ya!
-
Bisakah Kampanye Isi Piringku Turunkan Angka Stunting di NTB?
-
Bikin Panjang Umur! Simak 5 Kebiasaan Hidup Sehat ala Orang Jepang
-
Kurangi Ketergantungan, Spanyol Manfaatkan Penggunaan Biji Zaitun untuk Bahan Bakar Pesawat
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius