Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah dicabut. Ia juga menyebut bajwa pemakaian masker di luar ruangan sudah tidak diwajibkan.
Tren penurunan drastis angka kasus Covid-19 tentu menjadi kabar baik di tengah masyarakat. Walaupun begitu, masyarakat tetap dihimbau tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga imunitas dengan rajin olahraga, dan tentunya memperhatikan pola makan agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.
Dalam mempertahankan dan meningkatkan imunitas tubuh, masyarakat dapat menerapkan gaya hidup sehat dengan mengikuti Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Pedoman ini mengatur pola hidup sehari-hari dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Pada dasarnya untuk mencapai gizi seimbang dapat mengacu pada empat prinsip, yaitu variasi makanan, pentingnya pola hidup bersih, pentingnya pola hidup aktif dan olahraga, serta pemantauan berat badan ideal. Berikut adalah prinsip-prinsip PGS;
1. Mengonsumsi beragam makanan dan minum air putih
Pada dasarnya, tidak terdapat satu pun jenis makanan yang memiliki kandungan semua jenis zat gizi yang diperlukan untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Kita harus mengombinasikan aneka makanan agar kebutuhan nutrisi terpenuhi dan mencukupi seluruh zat gizi yang diperlukan.
Misalnya, Ikan laut merupakan salah satu makanan yang kaya akan protein, peptide, asam amino Glutamat. Kaldu dan pekatan ikan kaya akan kandungan Glutamat (MSG) yang berperan sebagai sumber Glutamin yang diperlukan tubuh.
Selain itu, konsumsi air putih minimal 2 liter per hari dapat membantu mencegah dehidrasi dan menjaga vitalitas tubuh.
Endang S. Sunaryo, Pengamat Gizi dan Pangan mengatakan bahwa Micin atau Monosodium Glutamat (MSG) sering dipersepsikan tidak sehat oleh sebagian masyarakat.
Nyatanya, isu mengenai micin yang berbahaya bagi kesehatan dan otak tidak sepenuhnya benar. Justru micin atau Monosodium Glutamat berperan penting dalam menjaga imunitas tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari rangkaian sel seperti leukosit, makrofag, neutrofil, dan lainnya, membutuhkan Glutamat sebagai pendukung koordinasi kinerja sel.
2. Membiasakan perilaku hidup bersih
Pandemi mengajarkan kita untuk selalu menerapkan gaya hidup bersih dengan selalu mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.
Alhasil, penerapan sikap hidup bersih ini membantu melindungi kita dari serangan virus, kuman hingga penularan penyakit.
3. Melakukan aktivitas fisik
Penerapan kebijakan PPKM yang mengharuskan untuk berdiam diri di rumah membuat masyarakat cenderung lebih sedikit bergerak dan tidak bergairah untuk berolahraga.
Dengan melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap harinya atau minimal 3-5 hari dalam seminggu, dapat membantu untuk mengurangi stres, menjaga kesehatan otot, mengurangi risiko terserang penyakit, hingga menjaga berat badan agar tetap ideal.
4. Memantau dan mempertahankan berat badan ideal
Keseimbangan zat gizi yang tepat dalam tubuh dapat terlihat dari pencapaian berat badan yang ideal. Indikator berat badan ideal ditunjukkan dari berat badan yang sesuai dengan tinggi badan.
Berat badan ideal harus menjadi bagian dari pola hidup sehat yang diikuti dengan gizi seimbang, sehingga membuat tubuh lebih bugar dan aktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi