SuaraBandungBarat.id - Cek fakta, apakah benar Ferdy Sambo meninggal dunia saat sedang berada di penjara?
Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mengajukan banding dalam kasus Ferdy Sambo dan tiga terdakwa lainnya yang terlibat dalam pembunuhan Brigadir J.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, menjelaskan bahwa pengajuan banding ini bertujuan untuk menolak argumen yang diajukan oleh para terdakwa dalam memori banding mereka.
JPU berusaha mempertahankan vonis yang telah dijatuhkan oleh majelis hakim tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Mereka berharap bahwa dengan mengajukan banding, JPU tidak akan kehilangan hak untuk melakukan upaya hukum selanjutnya apabila terdakwa mengajukan banding yang diterima oleh hakim tingkat tinggi.
Pengajuan banding dilakukan berdasarkan prinsip equality before the law (kesetaraan di hadapan hukum) dalam proses peradilan. JPU juga mengacu pada aturan normatif hukum acara pidana, yaitu Pasal 67 KUHAP dan Pedoman Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum.
Dalam pedoman tersebut, huruf K menyatakan bahwa penuntut umum wajib mengajukan banding jika terdakwa membuat memori banding.
Selain itu, huruf L menyebutkan bahwa pengajuan banding menjadi dasar untuk mengajukan kasasi. Dengan demikian, JPU mengajukan banding untuk menjaga agar keputusan pengadilan tingkat pertama tetap berlaku dan memberikan dasar bagi upaya hukum selanjutnya jika diperlukan.
CEK FAKTA
Belakangan muncul kabar yang mengklaim bahwa Ferdy Sambo meninggal dunia di penjara.
Kabar tersebut diunggah oleh pemilik Youtube ASIK GOSIB dan sudah ditonton sebanyak 10 ribu kali.
Dalam video tersemat judul "Ferdy Sambo Mendadak Meninggal Dunia di Penjara, Benarkah?".
Namun setelah ditonton, video yang mengklaim Ferdy Sambo meninggal dunia tersebut tidak benar.
Pasalnya, isi video berdurasi 5 menit 11 detik itu hanyalah kolase foto dan video Ferdy Sambo.
Tidak ada bukti akurat sesuai dengan yang diklaim judul.
Sehingga, video tersebut dikatagerikan hoaks alias tidak benar.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Detik-detik Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Ferdy Sambo Dimakamkan di Magelang, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Bukan Arya Saloka, Amanda Manopo Makan Malam Berdua dengan Pacar Baru Keciduk Kamera?
-
CEK FAKTA: Detik-detik Video Mesra Amanda Manopo dan Arya Saloka di Hotel Tertangkap CCTV
-
CEK FAKTA: Kabar Duka Inilah Wasiat Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Sebelum Meninggal Dunia, Benarkah?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat
-
Aksi Nekat Pria di Ciruas: Teror Pakaian Dalam hingga Kirim Pesan Tak Senonoh ke Rumah Warga
-
Perempuan Desa Tak Lagi di Balik Layar, Kini Bisa Jadi Penggerak Ekonomi
-
Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!
-
PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?
-
Ngeri! Layangan Tersangkut di Pesawat Saat Mendarat di Bandara Hasanuddin
-
Lamborghini hingga Kapling Tanah Disita dalam Kasus Korupsi IUP Kalbar
-
Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi