SuaraBandungBarat.id - Bagi sebagian ummat Islam mungkin masih bertanya-tanya mengenai menelan ludah saat puasa ramadhan apakah dapat membatalkan puasa atau tidak, begini penjelasan dari Buya Yahya mengenai hal tersebut.
Buya Yahya menjelaskan bahwa segala sesuatu yang dimasukan ke dalam mulut dan dapat membatalkan puasa adalah yang ditelan, selama tidak ditelan maka tidak akan batal puasa namun hukumnya makruh.
" Memasukan sesuatu ke dalam mulut adalah nelennya, maka selagi tidak menelan sesuatu tidak membatalkan puasa. Tetapi ketika memasukan makanan ke dalam mulut dan tidak ditelan ketika puasa itu hukumnya makruh, " jelas Buya Yahya dikutip dari Youtube Al-Bahjah TV, Senin, (26/03/2023).
Kemudian Buya mengatakan bahwa ludah yang tidak membatalkan puasa ramadhan adalah ludah sendiri, bukan milik orang lain.
" Menelan ludah itu tidak membatalkan puasa dengan catatan, pertama adalah ludahmu sendiri dalam artian menalan ludahnya orang lain itu puasa akan batal, misalnya suami istri ciuman itu ngga batal puasa, tapi kalau tertukar lidah suami dan istri itu membatalkan, " ungkapnya.
Ia menambahkan jika ludah yang masih di dalam mulut dan belum tercampur apa pun tidak membatalkan puasa ramadhan seseorang.
" Kedua, ludah yang masih ada di dalam mulutnya. Ketiga, ludah yang tidak membatalkan puasa adalah ludah yang masih asli dan tidak bercampur dengan yang lainnya, seperti belum tercampur dengan permen, kopi, ice cream dan yang lainnya, " tambahnya.
Buya menegaskan jika ludah yang ditelan kedalam mulut telah memenuhi ketiga syarat yang telah disebutkan maka puasanya tidak akan batal.
" Kalau punya ludah kemudian saya telen, tidak membatalkn puasa. Karena ludah masih ada di dalam mulut, ludah belum bercampur dengan sesuatu, dan ludah saya sendiri. " tandasnya. (*)
Sumber : Youtube Al-Bahjah TV
Berita Terkait
-
Tata Cara Membayar Kafarat bagi Suami Istri yang Bersenggama Pada Bulan Suci Ramadhan Menurut Buya Yahya
-
Ternyata Ini Orang yang Wajib Membayar Kafarat ketika Pasangan Suami Istri Bersenggama Saat Puasa Ramadhan
-
Lupa Mandi Wajib Saat Puasa Ramadhan Bisa Membatalkan Puasa? Begini Penjelasan Buya Yahya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026