Tim DVI Polda Jawa Tengah melakukan penyidikan terhadap kasus pembunuhan berantai dukun palsu Mbah Slamet di Banjarnegara.
Penanganan perkara pembunuhan berencana berkedok penggandaan uang di Kabupaten Banjarnegara memasuki tahap penyidikan.
Penyidik kepolisian akan memeriksa lebih lanjut para tersangka dan sejumlah saksi, termasuk saksi ahli.
Menurut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes M Iqbal Alqudusy, setelah penyelidikan lebih lanjut ditemukan fakta bahwa Tohari atau Mbah Slamet telah merenggut total 12 nyawa orang.
Hingga saat ini, polisi telah berhasil mengidentifikasi 4 dari 12 korban, korban yang berhasil diidentifikasi antara lain, Paryanto, 53 tahun, warga Sukabumi, Jawa Barat. Kartu identitas korban ditemukan di sekitar lokasi jasadnya dikubur, serta pakaian yang dikenakan dikenali oleh keluarganya.
Kemudian, terdapat Irsad, 43 tahun, dan Wahyu Triningsih, 40 tahun, warga Pesawaran Lambung. Keduanya merupakan suami istri dan ditemukan dalam satu liang lahat yang sama.
"Penyidik melengkapi alat bukti dan telah memeriksa baik (tersangka) Slamet Tohari maupun (tersangka) Budi Santosa, juga 11 saksi lainnya termasuk saksi ahli," kata Kombes Iqbal saat konferensi pers di Polres Banjarnegara, Senin (10/4/2023).
Terkait permasalahan tersebut, dia mengatakan, Polri tetap melakukan pengembangan baik yang dilakukan oleh tim intelijen maupun tim siber.
Dalam hal ini, kata dia, apakah penyelidikan tersebut hanya berhenti pada 12 korban yang ditemukan atau mendengarkan suara-suara dari luar yang menyebutkan jika korban lebih dari 12 orang.
"Kami maksimalkan pengembangan penyelidikan," ujar Kombes Iqbal. (*)
Berita Terkait
-
Dibalik Kenikmatan Tidur Setelah Sahur Ternyata Menimbulkan Bahaya loh, Dr. Zaidul Akbar Katakan Begini
-
Oh! Begini Cara Goda Suami Agar Mau Bercinta Tanpa Nolak Kata Zoya Amirin, Dijamin Happy
-
Menu Sahur Sehat dan Berenergi ala Rasulullah, dr Zaidul Akbar Jelaskan Begini
-
Rekomendasi Menu Makan Sahur, Resep Kari Ayam ala Chef Rudy Choirudin yang Dijamin Bikin Ketagihan
-
4 Fakta Happy End, Drakor Reuni Jang Nara dan Son Ho Jun
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta